[Idi | Jamaluddin] Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banda Alam merupakan salah satu KUA terpencil di Kabupaten Aceh Timur, KUA yang berada di jalan Idi-Alue Ie Mirah desa Panton Rayeuk M Keude Gerobak itu kini terus berbenah menjadikan yang terbaik dalam melayani masyarakat.
KUA yang kini dipimpin Marzuki,S.Ag tersebut saat ini hanya ada 2 orang PNS, dibantu 6 orang non PNS, “Kami punya motto Pelayanan adalah Ibadah, jadi kami akan terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dengan niat tulus ikhlas karena ibadah karena Allah,” ujar Marzuki.
Marzuki mengaku, jika niat ikhlas maka pekerjaan yang dilakukan akan menjadi mudah, sehingga apapun yang dilakukan akan memberikan hasil yang terbaik. “ini juga berkat dukungan dari Kakankemenag dan jajarannya, juga kepercayaan masyarakat kepada kami,” katanya yang juga akan membangun taman disekitar kantor demi keindahan dan kenyamanan.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Timur Drs.H.Faisal Hasan yang melakukan kunjungan kerja sekaligus bimbingan ke KUA tersebut, Selasa (23/9) mengaku bangga dengan capaian yang dilakukan kepala KUA dan jajarannya. Menurutnya lokasi KUA yang jauh dengan kota tak mengurangi keinginan untuk terus berbenah diri dan memperbaiki kualitas pelayanan menjadi lebih baik.
“Kua Banda Alam walaupun letaknya di daerah terpencil patut kita banggakan administrasinya sudah baik, papan data sudah ada walaupun pegawainya hanya dua orang dan perlu ditiru oleh KUA lain,” kata Haji Faisal didampingi Kasi Bimas Islam Akly Zikrullah,SAg,MH.
Faisal menambahkan, Kakanwil dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Timur beberapa waktu yang lalu juga mengimbau kepada jajaran di Kementerian Agama untuk berbenah diri dan memperbaiki kualitas pelayanan menjadi lebih baik.
“Hari ini, lembaga swasta bahkan bisa lebih baik dari instansi pemerintah, padahal mereka mengelola dana masyarakat dalam jumlah yang terbatas, sebaliknya kita mengelola dana negara yang lumayan besar, ini adalah ironi yang harus segera diperbaiki,” ujar Kakanwil Kemenag Aceh Drs.H.Ibnu Sa’dan,M.Pd.
Seiring dengan semangat UU Nomor 2009 tentang Pelayanan Publik dan kemajuan teknologi informasi, aparatur pemerintah harus memperbaiki kinerja dan kualitas layanannya kepada masyarakat umum. “ Masyarakat sudah semakin cerdas, tidak bisa ditipu lagi dengan alasan aturan ini -itu, justru kita hari ini yang harus lebih banyak belajar dari masyarakat dan juga lembaga-lembaga swasta lainnya,” himbau Ibnu Sa’dan yang melihat langsung kondisi terkini pembangunan MA Insan Cendikia itu. [yyy]













