Sukses, Maulid di KUA Darul Aman

Inmas Aceh
Inmas Aceh
Author05 Maret 2015
Sukses, Maulid di KUA Darul Aman

[Idi | Jamaluddin] Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur. Rabu (4/3), sukses melaksanakan kegiatan memperingati maulid nabi Muammad SAW. Kegiatan yang dihadiri Muspika kecamatan. Penyuluh Agama Islam. Keusyik. Unsur kemenag itu isi dengan acara zikir dan ceramah oleh Drs.H.Bukhari MA. Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Aceh.

Dalam tausiahnya, waled Bukhari yang mengantikan Drs.H.Ibnu Sa’dan,M.Pd itu sampaikan ciri-ciri umat Islam. Ciri pertama orang-orang yang bersama Nabi Muhammad SAW ialah bersikap keras atau tegas terhadap orang-orang kafir. Bersikap keras dan tegas disini ditujukan kepada orang-orang kafir yang memusuhi dan memerangi Ummat Islam.

Bukan hanya keras dalam bentuk fisik akan tetapi keras dan tegas pula terhadap ajaran, budaya dan pemikiran mereka. Pada saat ini, kadang ummat Islam kurang memiliki kesadaran akan hal ini. Padahal jikalau disadari, tidak sedikit ummat Islam yang telah mengikuti ajaran, budaya dan pemikiran mereka.

“Kadang kita tidak sadar, penurunan jumlah ummat Islam di negeri kita bukan karena ummat Islam diperangi secara fisik oleh mereka. Akan tetapi, tanpa disadari bahwa ummat Islam saat ini sedang diserang dengan ghazwul fikri (perang pemikiran). Tidak sedikit ummat Islam yang hidup mengikuti budaya barat, sex bebas, menggunakan narkoba, berpacaran, meminum-minuman keras, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Waled tegaskan, Keadaan seperti itulah yang membuat orang-orang kafir bahagia, Ummat Islam sudah jauh dari agamanya. Sebagaimana Allah SWT sampaikan di dalam Al-Qur’an, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS.Al-Baqarah: 120).

Ciri kedua, orang-orang yang bersama Rasulullah SAW ialah mereka berkasih sayang terhadap ummat Islam lainnya. Siapapun yang berikrar Asyhadu alla ilaaha illallah wa asyhadu anna muhammadar Rasulullah, mereka ialah saudara kita, karena Islam tidak mengenal teritorial, suku, budaya, bahasa, golongan, madzhab dan bangsa.

Selama mereka bersyahadat kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, maka mereka adalah saudara kita. Sebagaimana Allah SWT sampaikan dalam surat Al-Hujurat ayat 10, “Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.”

“Perumpamaan seorang muslim satu dengan yang lainnya ibarat satu tubuh atau satu bangunan yang saling menguatkan. Oleh karena itu, sesama muslim wajib saling asah, asih, asuh. Saling menyayangi, mencintai, melindungi, menutupi aib, tidak menghina, mencemooh, memfitnah, apalagi menumpahkan darah sesamanya,” sebut Waled.

Ketiga, Rukka’aa Sujjadaa (mereka rukuk dan sujud). Ummat Rasulullah SAW, selalu melaksanakan shalat dan tidak pernah meninggalkannya. Mereka selalu bertakwa kepada Allah SWT dan mencontoh Rasulullah SAW. Orang-orang yang bersama Nabi Muhammad SAW, selalu khusyu’ dalam melaksanakan shalat dan merekapun selalu menambahnya dengan shalat-shalat sunnah yang Rasulullah anjurkan.

“Seluruh anggota badan mereka ikut serta shalat: kalbu, pikiran, tangan, kaki, mata dan telinga serta anggota badan yang lain bersujud dihadapan Allah swt. Dengan demikian ia akan terjaga dari kemaksiatan dan kemungkaran di luar shalat. Bagaimana mungkin kalbu akan mendengki terhadap sesama, padahal sebelumnya bersujud. Bagaimana mungkin pikiran terbersit hal yang kotor, padahal sebelumnya bersujud. Bagaimana mungkin tangan mengambil hak orang lain atau melakukan korupsi, padahal sebelumnya bersujud. Kaki, mata, telinga, dan anggota badan yang lain juga demikian,” kata Waled.

Kepala KUA Kecamatan Darul Aman Drs.Syahrul Aji mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas suksesnya kegiatan maulid ini, “Terima kasih kepada semua pihak, mudah-mudahan kedepan dapat kita laksanakan lagi,” ujarnya. [y]

Layanan
harkitnas26
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh