[Idi | Jamaluddin] Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur bekerja sama dengan surat kabar harian Waspada, Jumat, 19 Desember 2014 menggelar Road To Dakwah (RTD) di Kabupaten tersebut. Perhelatan itu digelar dalam rangka hari ulang tahun Waspada yang ke-68.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Jumat (19/12) setelah ibadah shalat jumat yakni pukul 14:00– 16:30 Wib di Mesjid Agung Darussalihin Idi yang dihadiri seluruh unsur muspida dan muspida plus, kepala SKPK, instansi vertikal,para camat dan kepala sekolah/kepala madrasah serta seluruh PNS di jajaran Pemkab Aceh Timur.
Bupati Aceh Timur Hasballah HM.Thaib melalui Kabag Humas/Protokol Setdakab Aceh Timur, T.Amran,SE atau Ampon menyebutkan kegiatan ini dinilai sangat baik dan sangat mengutungkan daerah yang dikunjungi Tim RTD dari Sumatera Utara ke Aceh Timur, karena kegiatan RTD tersebut terbuka untuk umum. “Lebih-lebih Tim RTD dibawah Pimpinan Umum PT Harian Waspada,dr.Hj.Rayati Syafrin,MBA,MM itu juga mengikut sertakan penceramah dari Sumatera Utara yakni Ustadz DR.H.Azhar Sitompul,MA,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kakankemenag Kabupaten Aceh Timur Drs.H.Faisal Hasan yang hadir mengikuti kegiatan RTD Waspada. “Misi Road to Dakwah Waspada suatu terobosan yang sangat menyentuh qalbu bagi umat Islam terutama di Nanggroe Aceh daerah Syari’at Islam, ini patut kita apresiasi,” ujar Kakankemenag yang didampingi Kasi Bimas Islam Akly,S.Ag usai acara.
Lain halnnya menurut H.Syarifuddin,S.PdI, kepala MIN Peureulak Aceh Timur yang mengaku harian Waspada sangat berjasa bagi dirinya. “Surat kabar harian WASPADA menjadi tempat saya mengasah keterampilan menulis pada tahun 80-an. Tulisan-tulisan saya sering mendapat kesempatan dimuat di rubrik Opini. Ketika sekarang saya menjadi seorang kontributor untuk website aceh.kemenag.go.id dan majalah Santunan, terasa sekali jasa WASPADA di masa lalu. Terima kasih WASPADA. Tetap Jaya Dekat di Hati Dekat di Mata,” demikian ungkap Syarifuddin lewat media sosial.
Sementara Ustadz DR.H.Azhar Sitompul,MA yang bertindak sebagai penceramah mengupas tentang empat pilar membangun umat. Pertama yaitu dengan ilmunya para ulama, kedua yaitu dengan adilnya para umara (penguasa). Ketiga dermawannya orang yang kaya dan keempat doanya kaum dhuafa.















