[Pulo Weh | T Chairul/Mahdi Beuracan] Rapat Koordinasi Guru PAI Kementerian Agama Kota Sabang sukses di di Aula Infokom, Kota Sabang, Pulo Weh. Dalam Rakor 19 September tersebut diharapkan kepada Guru PAI di Sekolah agar menjadi contoh teladan bagi masyarakat dan memiliki semangat juang yang tinggi, sehingga guru Agama benar-benar menjadi panutan dan terdepan dalam berbagai kegiatan.
Karena kalau guru Agama melakukan kesalahan dan kekeliruan dalam masyarakat maka hal itu sangat memalukan karena penilaiannya sangat negatif bahakan menjadi bahan cemoohan masyarakat yang berlebihan. Karena guru Agama ada nilai tersendiri dalam masyarakat hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sabang H. Salman, S.Pd pada acara Rakor dan Evaluasi Guru Agama se- Kota Sabang.
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kota Sabang Drs. Misman menyatakan Guru Agama harus menjadi pemimpin dalam masyarakat minimal pemimpin Majlis Taklim atau pengajian-pengajian dalam masyarakat.
Dari sisi jumlah jumlah Guru Agama di Sabang sudah lebih , namun karena ada kebijakan maka Guru Agama disamping mengajar di lokal juga berperan di luar dan juga pada saat masuk pintu pagar dan masuk kelas Guru Agama dapat ikut aktif memberi pencerahan kepada siswa-siswi di sekolahnya.
Dalam hal ini Ketua Panitia pelaksana kegiatan Rakor Drs. Azhari (Kasi PAI) Kementerian Agama Kota Sabang mengatakan kegiatan Rakor ini dilaksanakan untuk mengevaluasi dan menghimpun informasi dari Guru PAI Sabang dan berbagai hal yang dialami lapangan untuk mengambil langkah-langkah antisipasi sehingga persoalan dialapangan dapat diatasi sebagaimana yang dikehendaki sesuai dengan tema Melalui Rapat Koordinasi Kita Tingkatkan Kinerja yang Sinergi.
Dengan peserta yang hadir berjumlah 40 Orang terdiri dari semua Guru Agama yang bertugas di Sekolah Umum se-Kota Sabang, rakor kian meriah. [yyy]















