[Idi | Jamaluddin] Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur (Kankemenag Atim) melalui seksi Penyelenggara Syariah mengadakan sosialisasi Produk Halal (Proha). Kegiatan yang bertajuk Proha Road To School tersebut dilaksanakan oleh petugas yang ditunjuk untuk memberikan pengarahan pada upacara di madrasah-madrasah.
Kepala Kankemenag Atim Drs.H.Faisal Hasan mengatakan dalam ajaran Islam, masalah pangan, makanan minuman, kosmetik, obat-obatan dan produk lainnya merupakan tolak ukur dari segala cermin penilaian awal yang bisa mempengaruhi berbagai bentuk perilaku seseorang.
“Realitasnya saat ini produk halal dan tidak halal telah beredar di masyarakat, oleh sebab itu perlu sosialisasi terutama kepada para siswa sebagai generasi bangsa kedepan,” ujarnya yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) di MAN Idi, Senin (13/10).
Sementara Kasubbag Tata Usaha Kankemenag, Adnan,S.Ag yang bertugas di MAN Peureulak berujar Mengkonsumsi maupun membeli barang suatu produk bagi umat Islam haruslah dilihat dan diteliti apakah produk itu halal, karena suatu kehalalan bagi umat muslimin merupakan tolak ukur dalam keimanannya kepada Allah SWT.
“Produk halal adalah hal yang terpenting dalam umat Islam sehingga jika mengkonsumsi akan terhindar dari perilaku yang buruk dalam masyarakat dan rahmat Allah akan selalu tercurah karena kita menjauhi hal-hal yang diharamkan dalam ajaran Islam,” kata Adnan
Hal senada disampaikan Jakfar,S.Sos.I yang menjadi Irup pada upacara di MTsN Peureulak, menurutnya pihak Kemenag akan terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mengenali produk yang beredar. “Kemenag bekerjasama dengan instansi terkait berupaya memberikan pemahaman agar pelaku usaha mempunyai komitmen yang tinggi dalam memberikan jaminan terhadap kehalalan produknya,” kata Jakfar. [yyy]
[Ket. Foto: Marthunis,S.Sos.I mensosialisasikan produk halal kepada guru dan siswa pada upacara senin pagi di MIN Peureulak]















