[Silih Nara |Darmawan/Humas MAN 1] Beberapa pekan terakhir ini, intensitas hujan di dataran tinggi Tanoh Gayo, Takengon, Aceh Tengah cukup tinggi, mengakibatkan banyak daerah yang mengalami bencana longsor dan banjir bandang. Salah satu daerah yang terkena longsor tersebut adalah Kampung Paya Beke, Kecamatan Silih Nara.
Hujan lebat mulai mengguyur sebahagian besar wilayah Kabupaten Aceh Tengah, terjadi pada hari Jum’at (17/4/15) petang pukul 17.00 wib, hingga malam harinya bahkan sampai pagi Sabtu dengan masih turun hujan gerimis.
Ahad malam (19/4), salah satu daerah yang terkena bencana adalah Kampung Paya Beke, Silih Nara. Sehingga mengakibatkan beberapa rumah warga rusak, kebun dan sawah warga terendam air dan tertimbun tanah longsor.
“Lebih parahnya jembatan yang menjadi salah satu jalan penghubung masuk ke daerah Paya Beke tersebut putus total dan terbawa arus air yang cukup deras, sehingga mengakibatkan warga terisolir,” ujar salah seorang anggota Pramuka.
Pramuka MAN I Takengon yang diketuai oleh Nailil Abrar bersama anggota pramuka lainnya, bergerak untuk memberikan bantuan kepada warga yang terkena musibah, mereka berinisiatif mengumpulkan dana ikhlas dari setiap kelas dan dewan guru.
Setelah dana terkumpul mereka segera berangkat ke daerah Paya Beke dengan didampingi oleh beberapa dewan guru, Bapak Irwansyah dan Ramadani.
Pada Sabtu (25/4) sesampainya di lokasi bantuan langsung diserahkan kepada korban, dengan harapan bantuan yang diberikan dapat dipergunakan dan dapat menghibur korban. [yyy]















