Idi (Irfan Humas) Sesuai dengan amanah yang telah diberikan pada segenap Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS dibawah naungan instansi Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur (Atim), maka kalangan PAI Non PNS tengah aktif memberikan penyuluhan / bimbingan pada Majelis. Rabu (09/05).
Tgk Mulyadi S.Sos peyuluh Agama Islam Non PNS kecamatan Julok bekerja sama dengan Dinkes Aceh Timur dalam rangka melaksanakan peyuluhan Kesehatan ibu, bayi dan anak yang berlangsung di meunasah kebanggaan Masyarakat Ladang baro kemungkiman pante gelima kecamatan julok kabupatenAceh Timur yang di hadiri oleh masyarakat Ladang Baroe, keumuning,Seneubok rambong,Seuneubok baroe,buket payang dan Blang Jambe.
Tgk Mulyadi meyampaikan kesehatan keluarga adalah pangkal kesejahteraan bangsa. Kita semua pasti sepakat bahwa generasi muda adalah harapan bangsa, bahwa kemajuan suatu bangsa pada masa mendatang tergantung dari generasi muda yang ada pada hari ini. Dalam hal mempersiapkan generasi muda inilah pentingnya program kesehatan ibu, bayi dan anak
Lebih Lanjut Mulyadi meyampaikan Bila kaum ibu sehat secara jasmani dan rohani maka dari rahim para ibu yang sehat jasmani dan rohani akan lahir anak-anak yang sehat. Apabila lahir anak-anak yang sehat maka akan tumbuh generasi muda yang sehat, tangguh, cerdas sebagai penentu nasib bangsa pada masa depan.
Program kesehatan ibu, bayi dan anak tentunya bermuara pada tercapainya kemampuan hidup sehat melalui peningkatan derajat kesehatan yang maksimal bagi ibu dan anaknya serta menjamin proses tumbuh kembang anak secara optimal yang merupakan landasan bagi peningkatan kualitas manusia seutuhnya.
Dr Zulfikri M.Kes yang kerap disapa Pak Aye yang menjabat kepala Bidang pencegahan dan pengendalian peyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Atim menuturkan bahwa Sumber Daya Manusia terbukti sangat menentukan kemajuan dan keberhasilan pembangunan suatu Negara. Sumber daya manusia yang berkualitas tentunya sumber daya manusia yang sehat ,cerdas dan produktif. Masalah kesehatan ibu, bayi dan anak masih merupakan masalah global diberbagai negara dan di Negara Indonesia masalah kesehatan ibu,bayi dan anak masih merupakan masalah serius yang dijadikan prioritas bagi pemerintah untuk dicarikan solusinya.papar Zulfikri
Tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi dan lain sebagainya merupakan indikator perlunya konsentrasi pemerintah dalam bidang program kesehatan ibu,bayi dan anak. Negara dan bangsa juga akan menderita bila ibu, anak dan keluarga serta masyarakat tidak sehat sebab kematian balita sangat erat hubungannya dengan tingkat sosial ekonomi, keadaan gizi dan pelayanan kesehatan.
Salah satu cara yang ditempuh tentunya dengan menggalakkan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat, individu maupun kelompok dengan harapan bahwa masyarakat, individu ataupun kelompok dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang akhirnya pengetahuan tersebut diharapkan dapat berpengaruh terhadap perilaku sasaran penyuluhan. Pungkasnya.















