[Lhoksukon | Nasril] Antusiasme peserta “Duek Pakat FK-OSI Atjeh I” sangat menggembirakan panitia, pasalnya jumlah peserta yang terdaftar sampai hari ini selasa 18/11/2014 sudah mencapai 116 orang mewakili dari 15 Kabupaten/Kota se-Aceh.
Jumlah itu melebihi target panitia yang memperkirakan tidak mencapai 100 orang berhubung kegiatan ini bukanlah kegiatan yang dianggarkan oleh DIPA Kemenag, sehingga peserta dan panitia “patungan” untuk terlaksananya kegiatan ini, hal ini seperti disampaikan oleh sekretaris panitia Duek Pakat FK-OSI Atjeh I Mulyadi Sulaiman, S.HI.
“Alhamdulillah antusiasme Peserta Duek pakat FK OSI Atjeh I luar biasa, bahkan pesertanya melebihi dari target panitia, pasalnya panitia memprediksikan jumlah peserta tidak mencapai 100 orang, mengingat kegiatan ini tidak ada dalam DIPA sehingga peserta dan panitia patungan untuk kesuksesan acara ini, ” jelas Mulyadi.
Mulyadi juga menambahkan, 116 peserta tersebut mewakili dari 15 kabupaten/kota yaitu, Aceh Barat (2 Orang), Aceh Besar (4 Orang), Aceh Singkil (10 Orang), Aceh Tamiang (3 Orang), Aceh Tengah (10 Orang), Aceh Tenggara (2 Orang), Aceh Timur (10 Orang), Aceh Utara (23 Orang), BenerMeriah (8 Orang), Bireuen (5 Orang), GayoLues (11 Orang), Pidie (4 Orang), Banda Aceh (18 Orang), Lhokseumawe (5 Orang) dan Subulussalam (1 Orang).
Sedangkan delapan kabupaten/kota yaitu, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Nagan Raya, Pidie Jaya, Simeulue, Langsa dan Sabang, sampai saat ini belum mengirimkan perwakilan. Mayoritas peserta berasal dari KUA baik PNS ataupun Non PNS serta beberapa orang mewakili Bimas kabupaten/kota.
Sementara Samsul Made Hadi salah seorang calon peserta mengungkapkan kenapa berminat mengikuti kegiatan duek pakat dan Banda Aceh mengirimkan seluruh KUA untuk hadir.
“Kegiatan Pelatihan Simkah dan Duek Pakat ini sangat penting untuk menunjang pelayanan di KUA kecamatan, banyak kemudahan yang bisa dimanfaatkan dalam Aplikasi tersebut, yang paling utama adalah digitalisasi data yang gunanya untuk memudahkan backup data, jadi data bisa disimpan di banyak server.
Satu layanan unggulan saat ini, aplikasi ini sudah bisa disinkronkan dengan server adminduk, tentu hal itu sangat bermanfaat untuk meminimalisir penipuan data. Mengingat pentingnya acara ini, kami dari banda aceh mengerahkan peserta dari seluruh KUA yang ada, masing-masing dua orang.
Semua kepala kua, membawa satu org staf/operatornya. dan Alhamdulillah kami dari Banda Aceh mendapat dukungan yang sangat positif dari Kakankemenag untuk mengikuti kegiatan ini,” demikian ungkap Samsul yang juga Kepala KUA Syiah Kuala Banda Aceh. [yyy]















