Subulussalam (Faisal) --- Sebagai salah satu upaya penjabaran dari program pemerintah yakninya Gerakan Nasional Revolusi Mental,maka Balai Diklat Keagamaan (BDK) Aceh melaksanakan kegiatan Pelatihan Revolusi Mental untuk Pelayanan Publik melalui kegiatan Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) di Kantor Kementerian Agama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam membuka kegiatan itu secara langsung.
" Pak Kepala Balai Aceh, selamat datang di Kota Sada Kata, Kota yang multikultur dan multietnis ini ", Ungkap Juniazi sebagai Kakan Kemenag mengawali sambutanya
" Pak Kepala Balai, Kalau kita lihat di google, bahwa Kota Subulussalam secara giografis merupakan kota terluas di Indonesia", Jelasnya
Selain itu, ia meminta kepada seluruh peserta yang berjumlah 40 orang agar mengikuti dan menyimak materi yang di sampaikan oleh narasumber nantinya, sehingga bisa di implementasikan di tempat kerja masing-masing.
Menurutnya, kegiatan revolusi mental itu dilaksanakan bearti perlu ada perbaiki mental pada diri kita sebagai ASN dan abdi Negara dalam pelayan terhadap publik
“ Revolusi mental bagi ASN dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat sangat dibutuhkan,sebab untuk memberikan pelayanan terbaik perlu diimbangi dengan mental ASN itu sendiri,sehingga citra lembaga kita dimata masyarakat dalam memberikan pelayanan mendapat nilai yang positif ," ujar Kakan Kemenag.
Diakhir Kegiatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam melakukan penyematan peserta yang berlangsung di aula Kemenag setempat.
Kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Balai Diklat Aceh dan diikuti sebanyak 40 peserta ASN di lingkungan Kemenag Subulussalam dan berlangsung selama 6 hari ke depan, di mulai pada tanggal 14-19 Juni 2021.













