Karang Baru (Sofyan/Dahlan) – Dahlan, M. Kom. I, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Seruway, kembali mengisi pengajian di Pesantren Al Hikmah, Selasa (3/4).
Pesantren Al Hikmah adalah sebuah sistem pembinaan bagi narapidana yang sedang menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kampung Dalam Aceh Tamiang. Pembinaan terhadap mereka dibuat dengan sistem Kurikulum Pesantren, ada materi Fiqih, Aqidah Akhlak, Tasauf dan pelajaran agama lainnya. Mereka juga sebagai santri di pesantren itu.
Dalam kesempatan itu Dahlan mengingatkan bahwa hati menjadi penentu baik-buruknya sikap seseorang. Menurutnya kalau hatinya baik akan baiklah sikapnya, kalau buruk hatinya akan buruk pula sikap orang tersebut.
Di hadapan para narapidana yang berjumlah 78 orang yang semuanya laki-laki itu, Dahlan hanya menyampaikan dua penyakit hati yaitu sombong dan Riya.
"Orang yang memiliki rasa sombong dalam hatinya tak akan masuk surga, sombong tidak hanya merugikan diri sendiri juga akan meresahkan orang lain. Orang yang memiliki rasa sombong akan merasa orang lain itu lebih rendah dari dirinya, tak mau menerima nasehat orang lain walaupun itu benar," katanya.
"Adapun orang yang Riya, segala amal yang dilakukannya tak akan mendapat balasan dari Allah karena amalnya semata-mata hanya untuk dilihat orang lain bukan karena Allah," lanjut Dahlan.
Agar terhindar dari sifat sombong dan riya, Dahlan mengajak narapidana binaan tersebut untuk selalu berzikir mengingat Allah. "Sering-sering mengingat kematian yang pasti akan mendatangi setiap orang," pungkas Dahlan. [x]















