[Jambi | Yakub/Akhyar] Menteri Agama RI Drs H Lukman Hakim Saifuddin memberikan apresiasi pada penyelenggaraan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) V di Provinsi Jambi. Sanjungan itu disampaikannya pada saat membuka perhelatan akbar MQKN ke V di Pondok Pesantren As’ad Kota Seberang Jambi.
Menurut Menag, MQKN merupakan salah satu sarana untuk ajang untuk bersilaturrahmi dengan seluruh santri se indoensia. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh Pemerintah Daerah, yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dapat terselenggara dengan baik,” ujar Menag.
Menteri Agama mengharapkan agar MQKN ini agar mampu melahirkan agamawan yang beraklak karimah yang sesuai dengan ajaran nan islami.
Menurutnya ditetapkannya Seberang Kota Jambi sebagai tempat pelaksana kegiatan MQKN ini karena di tempat ini banyak kyai yang lahir dan tersebar ke seluruh dunia.
Hal yang sama juga disampaikan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus. ”Saya dan keluarga merasa terharu karena tamu-tamu MQKN ini merupakan kyai dan ulama-ulama dari seluruh Ponpes yang ada di indonesia,” ujar Gubernur.
Usai menghadiri acara pembukaan MQK Nasional ke V di Provinsi Jambi, Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi melakukan jamuan makan siang bersama. Kakanwil dan rombongan ikut hadir ke acara taarufan di aula Kanwil, Rabu (3/9) itu.
Dihadiri oleh Wamenag, Wagub Jambi, Kakanwil dan Kabid PAKIS se Indonesia, acara meriah. Pada acara jamuan makan siang tersebut, seluruh undangan sambil menikmati hidangan yang disajikan juga turut dihibur oleh grup Qasidah binaan Dharma Wanita Persatuan Kanwil yang di bawah binaan Hj Nurcahaya Mahbub.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Jambi H Fahrori Umar menyumbangkan suara emasnya yang membuat seluruh undangan begitu terhibur. Kemudian istri dari Kabid PD Pontren Kanwil Provinsi Aceh yang menyanyikan lagu Bungong Jeumpa yang membuat suasana menjadi meriah.
Usai melakukan makan siang bersama, para undangan melakukan sesi foto bersama yang kemudian dilanjutkan menuju Hotell Novita tempat berlangsung acara pembukaan Seminar International Conference of Pesantren Studies (ICPS). [inmas]













