Bireuen (Abdullah/Farizal) - Madrasah harus berani melakukan inovasi. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (kakankemenag) Kabupaten Bireuen Drs H Zulkifli Idris MPd saat melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di MAN 5 Bireuen, Selasa (10/3).
Katanya, inovasi merupakan salah satu dari lima nilai budaya kerja Kementerian Agama yang harus dijalankan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) kemenag. Bukan hanya sekadar jadi pajangan belaka, tetapi harus dapat dimplementasikan dalam kenyataan sehari-hari.
Apalagi lanjutnya, di zaman yang serba digital ini, apabila kita tidak berani melakukan pembaharuan dan inovasi maka kita akan tergilas oleh perkembangan zaman.
Lebih lanjut Zulkifli mengatakan bahwa madrasah saat ini harus mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain, tidak hanya dalam hal kuantitas, tetapi juga secara kualitas.
“Alhamdulillah kali ini semua madrasah kita sudah mampu melakukan UNBK secara mandiri, dan ini merupakan sebuah pembaharuan yang perlu kita hargai,” katanya.
Sementara itu kepala MAN 5 Bireuen Abdullah Ali MPd mengatakan pelaksanaan UNBK sampai hari kedua berjalan lancar. “Semoga sisa dua hari ke depan pelaksanaan UNBK tidak mendapatkan kendala apa-apa, termasuk suplai arus listrik dapat berjalan normal,” ungkap Abdullah berharap. [x]















