[Jambi | Muhammad Yakub Yahya] Sebelum MQK Nasional V ditutup secara resmi oleh Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus MM, pengumuman juara dibacakan di Arena Utama, Ponpes As’ad Jambi Seberang, Provinsi Jambi.
Dan tirai MQKN (Musabaah Qiraatil Kutub Nasional) pun usai, sebelum Wali Band melengkapi malam terakhir di ajang para santri itu. Lapangan acara membludak dan jalan macet, seperti malam pembukaan 3 September lalu. Saban malam memang jalan dan arena ramai didatangi oleh warga.
Tepuk tangan menyertai malam nan cerah, dari pengunjung arena, saat nama dan kontingennya diumumkan dua MC. Kafilah yang banyak disebut misalnya, Jatim, Jateng, Jabar, Kaltim, dan tuan rumah, Jambi. Ada provinsi yang satu kali pun, nama tak disebutkan. Syukur nama Aceh meski ‘hanya’ disebut lima kali, untuk lima cabang sahaja, beralasan untuk ditepuktangankan.
Syukur, selain tropi, untuk sang juara di berbagai level, dapat pula dana pembinaan dari Kemenag RI. Untuk juara I, II, III, hingga Harapan I, II, dan III, jenjang (marhalah) Ulya, dapat pembinaan Rp 12 juta, Rp 10 juta, Rp 8 juta, hingga Rp 7 juta, Rp 6 juta, dan Rp 5 juta.
Untuk Juara I hingga harapan III, Wustha, dapat Rp 11 juta hingga Rp 4 juta (Rp 11 juta, Rp 9 juta, dan Rp 7 juta; Rp 6 juta, Rp 5 juta, dan Rp 4 juta).
Dan untuk Juara I hingga Harapan III, Ula, dapat Rp 10 juta hingga Rp 3 juta (Rp 10 juta, Rp 8 juta, dan Rp 6 juta; Rp 5 juta, Rp 4 juta, dan Rp 3 juta). “Ini lebih wah daripada yang dikasih untuk juara di Banten," kata ofisial Aceh.
Selain itu, alhamdulillah (tapi kontingen Aceh tak dapat karena tidak masuk Juara I), untuk Juara I jenjang Ulya semua cabang dikuliahkan, dengan beasiswa ke Marokko dan Turki.
Untuk Juara I untuk jenjang Wustha dan Ula dibeasiswakan ke Universitas terkenal dalam negeri, hingga usai. Allahu akbar….
Akhirnya, Kafilah Aceh raih Juara II, III, IV, V, dan VI untuk lima cabang. Kelima santri tersebut (berurut) adalah:
Juara II, Nurmasyitah dari cabang Tafsir tingkat Ulya/Tinggi.
Juara III, Risna Wardani dari cabang Hadis tingkat Ulya.
Keduanya merupakan santriwati Dayah Modern Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) Aceh Besar.
Juara IV (Harapan I), Muhammad Nabil Mardhatillah dari cabang Tarikh (Sejarah Islam) tingkat Ula/Dasar.
Juara V (Harapan II), Kana Rahmi pada cabang Fiqh tingkat Ulya, santriwati Dayah Darul Ihsan Tgk H Hasan Kruengkale Aceh Besar.
Juara VI (Harapan III), Muzakki Adnan dari cabang Akhlak tingkat Ula.
Keduanya (Nabil dan Muzakki) merupakan santri Dayah Modern Darul Ulum Banda Aceh. [inmas]
[Foto (kiri kanan pembaca): Nabil, Nurmasyitah, Risna, Kana, dan Muzakki. Foto: Muhammad Yakub Yahya-Inmas]












