Kemenag Kota Banda Aceh Perkuat Sinergi Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Bersama Baitul Mal dan BPVP

Khusna Munawwarah
Khusna Munawwarah
Author20 Juli 2026
Kemenag Kota Banda Aceh Perkuat Sinergi Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Bersama Baitul Mal dan BPVP
Kasi Bimas Islam Dr H Akhyar MAg, sedang memaparkan program dan arah penguatan kolaborasi

Kantor  Kementerian  Agama  Kota Banda  Aceh  terus  memperkuat sinergi  dalam mendukung pemberdayaan  ekonomi  mustahik melalui  pembahasan  lanjutan Program Pemberdayaan  Ekonomi Umat (PEU) bersama  Baitul  Mal Kota Banda  Aceh  dan  Balai Pelatihan Vokasi  dan  Produktivitas (BPVP) Banda Aceh.

Pertemuan  berlangsung  di  Meeting Room  BPVP  kawasan Geuceu Komplek Banda  Aceh, Senin (20/7/2026), sebagai  tindak  lanjut kerja  sama  yang  telah  dibangun antara  Kementerian  Agama  Kota Banda  Aceh  dan  Baitul  Mal  Kota Banda  Aceh.

Rombongan  Kementerian  Agama Kota  Banda  Aceh  dipimpin  Kasi Bimbingan  Masyarakat  Islam, Dr H Akhyar MAg, didampingi Penyelenggara  Zakat  dan  Wakaf, Hj Syarifah Zaitunsari SPdI MEd, Kepala KUA  Banda  Raya, serta  perwakilan Penyuluh  Agama  Islam. Pertemuan tersebut  turut  dihadiri  Ketua Komisioner  Baitul Mal Kota Banda Aceh dan diterima  langsung  oleh Kepala  BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal ST.

Pertemuan  di BPVP (yang dulu bernama BLK), membahas  berbagai aspek teknis pelaksanaan  program, mulai  dari  mekanisme  pendataan calon  penerima  manfaat, kriteria peserta, model  pelatihan  vokasi, hingga  pola  pendampingan  yang akan melibatkan  jajaran  KUA  dan Penyuluh  Agama  Islam. Program  ini dirancang  untuk memberikan pembekalan  keterampilan  sekaligus pendampingan  usaha  sehingga mustahik  memiliki  bekal  yang memadai  dalam  membangun  usaha secara  mandiri dan berkelanjutan.

Kasi  Bimas  Islam  menyampaikan bahwa  Program  Pemberdayaan Ekonomi  Umat  tidak hanya berorientasi  pada  peningkatan ekonomi  mustahik,  tetapi  juga menjadi  bagian  dari  upaya memperkuat  ketahanan  keluarga melalui  pendampingan  yang berkelanjutan.

"Program  ini  kami  harapkan  tidak  hanya  melahirkan  mustahik  yang  mandiri  secara ekonomi,  tetapi  juga  mampu  memperkuat  ketahanan  rumah  tangga. Karena  itu, KUA dan  Penyuluh  Agama  Islam  akan  mengambil  peran  penting  dalam  proses pendampingan  agar  manfaat  program  dapat  dirasakan  secara  berkelanjutan," ujar Akhyar.

Ia  menjelaskan  bahwa  kolaborasi lintas  sektor  tersebut  dharapkan dapat  menghadirkan model pemberdayaan  yang  menyentuh langsung  kebutuhan  masyarakat, mulai  dari pembinaan,  pelatihan, hingga  pendampingan pascapelatihan.

Sementara itu, Kepala BPVP Banda Aceh, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menegaskan kesiapan BPVP dalam mendukung peningkatan kompetensi mustahik melalui pelatihan vokasi.

"Harapan kami, mustahik tidak hanya menerima bantuan modal, tetapi terlebih dahulu dibekali keterampilan yang sesuai dengan potensi usahanya. Dengan demikian, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan," katanya.

Faisal menambahkan, BPVP Banda Aceh siap memfasilitasi pelatihan vokasi secara gratis serta berkolaborasi dalam menyusun pola pelatihan dan pendampingan yang tepat agar peserta benar-benar siap mengembangkan usaha setelah menyelesaikan pelatihan.

Program Pemberdayaan Ekonomi Umat ini direncanakan menyasar sekitar 500 mustahik secara bertahap. Sebagai tindak lanjut, Kementerian Agama Kota Banda Aceh, Baitul Mal Kota Banda Aceh, dan BPVP Banda Aceh akan kembali menggelar pembahasan lanjutan untuk menyempurnakan mekanisme pelaksanaan sebelum program diimplementasikan kepada masyarakat.[]

Layanan
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh