Sebanyak 2.328 bungkus nasi maulid dari keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dibagikan kepada masyarakat dalam Maulid Akbar Aceh Barat 1448 Hijriah di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Kamis, 22 Oktober 2026. Partisipasi ini menjadi bentuk kepedulian ASN Kemenag dalam mendukung tradisi keagamaan yang terus hidup di tengah masyarakat Aceh Barat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Dr H Khairul Azhar SAg MA, mengapresiasi keterlibatan seluruh ASN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang ditunjukkan melalui partisipasi ini mencerminkan semangat gotong royong sekaligus kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Alhamdulillah, saya mengapresiasi kebersamaan dan kesadaran seluruh ASN Kemenag Aceh Barat yang telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ini merupakan bentuk kekompakan keluarga besar Kemenag sekaligus wujud kecintaan kita kepada Rasulullah SAW,” ujarnya.
Maulid Akbar tahun ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Menguatkan Ukhuwah, Mewujudkan Persatuan di Bumoe Teuku Umar” dan diikuti masyarakat dari 12 kecamatan serta perwakilan 15 dayah dan pesantren di Aceh Barat.
Salah satu tradisi yang mewarnai perayaan tersebut ialah lantunan dike atau barzanji oleh kelompok zikir dari kecamatan dan dayah atau pesantren. Setiap kelompok terdiri atas 50 peserta yang melantunkan pujian dan selawat kepada Rasulullah SAW.
Khairul Azhar menilai tradisi tersebut menjadi bagian penting dari kehidupan keagamaan masyarakat yang perlu terus dijaga. Selain memperkuat kebersamaan, lantunan selawat juga menjadi pengingat untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Akbar kali ini bertepatan dengan Hari Santri Nasional 2026 yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Sebelumnya, Khairul Azhar bersama jajaran pejabat dan ASN Kemenag Aceh Barat mengikuti upacara Hari Santri di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, yang dilanjutkan dengan pawai menuju Masjid Agung Baitul Makmur.
Melalui partisipasi dalam Maulid Akbar, Kemenag Aceh Barat turut memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian tradisi keislaman sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya daerah.[]













