Kapolda: Jaga Generasi yang belum Terkontaminasi

Inmas Aceh
Inmas Aceh
Author11 Februari 2015
Kapolda: Jaga Generasi yang belum Terkontaminasi

[Banda Aceh | Muhamad Yakub Yahya]  Dalam silaturrahmi dengan Kapolda dan jajarannya, DPWBKPRMI (Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Aceh, banyak mendiskusikan problematika umat, terutama remaja dan pemuda.

Dan seusai sesi sharing itu, kedua instansi itu menghasilkan sejumlah ‘komitmen bersama’.    

Salah satunya, ialah saling mengisi peran penyuluh, dari kepolisian (juga Babin/Babinsa) dan penyuluh dari luar kepolisian misalnya penyuluh dari Kemenag, dai, WH, dan ‘penyuluh gampong’, termasuk dai-nya BKPRMI.

Mempreventifkan peredaran narkoba, Kapolda jelaskan, bahwa di Aceh yang ada 23 Kabupaten/Kota itu, sekarang sedang galakkan Polsek Percontohan.

Untuk Banda Aceh dipilih Polsek Lueng Bata. Beberapa alumni SPN digabungkan ke sana, bersama penyuluh kepolisian yang telah ada. Di Lueng Bata dipilih juga ‘desa percontohan pembinaan’. Dan jika sukses nanti, akan digeserkan ke gampong sebelahnya.

Diskusi Kapolda-BKPRMI selama audiensi pada pagi-siang Rabu (12/2) ini, tentunya untuk aksi dan tindak lanjut perbaikan. “Kami menduga silaturrahmi hanya beberapa menit, mengingat kesibukan Kapolda, tapi ini tidak, audiensi sampai 1,5 jam,” pamit Ustadz H Akhyar MAg, Ketum DPWBKPRMI Aceh, di ruang kerja Kapolda Aceh, kawasan Jeulingke Banda Aceh, bersama jajaran BKPRMI, termasuk Bendahara DPW, Dirwil (Direktur Wilayah), dan lainnya.

Salah satu topik yang panjang didiskusikan jalan keluar, selain soal tontonan, lingkungan, teladan, anggaran, pendidikan agama, dan SDM, ialah perihal narkoba. Juga kesuksesan program saweue sikula.

Menurut Kapolda Aceh Irjen Pol Drs H Husein Hamidi, “Cara salah satu mengobati pengaruh narkoba, dengan memberi peduli sejak dini, perhatian penuh, dan mengawasi anak masing-masing.”

Namun, tanya Kapolda yang didampingi Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia (SDM), Kombes Pol Mochammad Zainul Muttaqien, yang sebelumnya di Polda Babel, Polda Riau dan Polda Jabar, yang juga mengurus dayah di sana, “Bagaimana mengharapkan generasi Aceh pada (calon) ayah ibu yang sehari-hari kelamaan di warung kopi. Saya menyaksikan mereka biasa lewati shalat di meja kopi.”

“Jika sudah kena, kecanduan, oknum penegak hukum pun bisa tak bisa kembali baik lagi. Dalam lapas juga, sulit dibaikkan. Yang sudah dipesantrenkan, juga susah dinormalkan. Jadi, jaga yang belum kena,” pintanya.

Untuk itulah, dan untuk misi mulia lainnya, Drs H Husein Hamidi, putra Ulee Gle itu, dalam dua hari ini, baru saja mewakafkan 6 ha tanah di kawasan strategis, kawasan Blang Bintang, untuk pendidikan dan pembinaan, termasuk untuk calon kapolsek, kapolres, dan lainnya. Salah satu visi nanti, kapolsek hafizh 3 juz dan bisa khutbah.

Dan granddesain itu dibenarkan oleh Drs H Cut Ali, Kasi di Bidang Urais Binsyar Kanwil Kemenag Aceh, yang juga masuk bergabung, di Lantai II itu, sekalian ia membicarakan proses tanah (Yayasan Al-Hamidi), yang menjadi bakal lembaga di sebelah Bandara SIM itu… 

[h akhyar mag, ketum bkprmi aceh 2014-2018/ nasruddin sag, bendahara bkprmi aceh 2014-2018/ aiyub hasan se, bkprmi aceh besar dan dpw bkprmi sekarang/ t adriansyah, geuchik blang oi dan pengurus bkprmi banda aceh dan dpw bkprmi sekarang/ muhibuddin hanafiah mag, dosen uin dan pengurus dpw bkprmi 2014-2018/ alghazali sag, staf penais zawa kanwil dan  pengurus dpw aceh 2014-2018/ yakub inmas, pengurus bkprmi banda – wadir lppsdm (1997-2000) dan wakil ketua lembaga litbang dpw bkprmi aceh (2009-2013)]

Layanan
harkitnas26
iduladha26
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh