[Banda Aceh | Yakub Inmas] Begitu 440 jamaah haji Kloter 2 masuk ke Asrama Haji, maka Kloter 1 pun berangkat ke Bandara SIM. Kakanwil dan timnya berangkat ke Bandara dan diperkirakan take off pukul 23.00 WIB. Jadwal Kloter 2, Jumat malam (19/9) hanya penerimaan, penimbangan barang, dan istirahat.
Paginya ada pembimbingan, penyerahan dokumen, dan siangnya pelepasan, oleh Bupati Pidie (rencana). Sebab kloter 2 terbanyak jamaah dari Pidie.
Saat jamaah haji asal Pidie, Pidie Jaya, Nagan Raya, dan Kota Subulussalam yang tergabung dalam Kloter 2, akan masuk ke Asrama Jumat malam (19/9), suasana kota, dari Simpang Lima, Kodim, Keraton, Taman Sari, Gampong Baro, dan Masjid Raya, jadi lain dari biasanya.
Jalan dan parkir dipadati pengantar dan sanak saudara jamaah haji. Makanya jika tidak ingin terjebak macet, jika giliran jamaah blah deh Seulawah datang, hindari titik transit mereka, seperti di Masjid Raya Baiturrahman.
Jamaah lain yang sering mengundang padat seputar kota, saat bus datang dan singgah di masjid raya, ialah jamaah asal Aceh Utara. Ini padahal jamaah terpencar untuk beberapa kloter dalam satu kabupaten. Bagaimana jika digabung semua jamaah asal Pidie, Pijay, atau Aceh Utara dalam satu kloter masing-masing, tentu akan padat dan macet sekali.
“Memang jangan tanya jika jamaah haji asal Pidie dan Pijay datang, bikin macet seputaran Masjid Raya Baiturrahman,” ujar Kakankemenga Pidie, Drs H M Jakfar M Nur, saat shalat magrib di Langgar Batu, barat Masjid Raya Baiturrahman.
Selain hadir Kakankemenag Pidie dan jajarannya, tampak pula kesibukan Kakankemenag Pidie Jaya Drs Iqbal Muhammad MA, dan jajarannya, di Embarkasi Haji.
Memang mencari tempat shalat pun mesti ke luar masjid raya, misalnya ke Gampong Baro, tetangga masjid raya, jika di sekitar masjid besar itu harus antri lama, padat.
Kami sendiri yang pulang sejenak dari Asrama Haji, ke Masjid Raya, pukul 18.00, baru sampai ke arah Gampong Baro usai shalat berjamaah, karena jalanan macet itu.
Sementara jamaah Nagan Raya stand by di Al-Makmur Lampriet, bukan di Masjid Raya. Demikin ujar Kakankemenagnya, Julaidi Kasem. Mereka berangkat dari Jeuram pukul 11.00 WIB Jumat siang. []












