[Kanwil | Yakub/Juanda] Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Ibnu Sa’dan MPd, harapkan pada jajarannya di Kanwil dan Kankemenag Kab/Kota serta Satker, agar pelaporan keuangan disampaikan tepat waktu. Selain itu, Kemenag juga menargetkan bahwa semua asetnya selesai pada 2014 ini.
Soal kedatangan tim pemeriksa keuangan, Kakanwil sampaikan bahwa, “Kita tidak tahu ke Satker-satker mana mereka akan turun. Menurut perkiraan, bahkan mereka turun pada medio bulan (September) ini,” jelas Kakanwil dalam acara Pelatihan Akuntansi Berbasis Akrual di Aula Kanwil Kemenag Aceh (16/9).
Kakanwil juga sampaikan bahwa Kemenag telah dapatkan remun. “Terhitung tanggal 1 Juli 2014, kita telah ada remunerasi, dan gaji yang terendah pun telah ditetapkan di sana,” jelasnya lagi di hadapan peserta dari Kanwil, Kankemenag Kota, dan pelbagai daerah, yang juga hadir dalam acara itu, Saudari Ayu, mantan staf di Caninfoka Kanwil yang hijrah ke Jakarta.
“Mari kita melihat hasil rekon tahun lalu, agar segala kekurangan tidak terulang di tahun depan. Selain itu, tolong semua laporan disampaikan paling telat tanggal 10 per bulan. Sekarang Pusat mudah saja mengklik laporan kita dari sana, di situs resmi,” ujar Kakanwil dalam paparan pada acara yang diprakarsai antara lain oleh Subbag Perencanaan Keuangan Kanwil Kemenag Aceh.
Lanjut Kakanwil yang dimoderasikan oleh Jamaluddin SE (Kasubbag Perencanaan dan Keuangan), bahwa tahun lalu Kemenag mendapatkan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) DPP dari BPK. Ke depan semoga lebih baik lagi, meski berganti Menag RI.
“Kita harus ikuti perubahan zaman untuk gapai kemajuan. Era perubahan perlu kita ikuti agar laporan kita tepat waktu. Tugas kita semakin lama semakin menentang apalagi kita dinilai masyarakat mempunyai nilai lebih di dalamnya,” katanya di hadapan peserta dari Kanwil dan Satker Kemenag, dalam acara yang berlangsung dua hari itu.
Kakanwil yang Senin (15/9) telah memimpin rapat PPIH dan PPPIH di Asrama Haji, serta membuka Diklat Calon Pengawas Madrasah/PAI di BDK Aceh, dalam makalahnya jelaskan bahwa “Akuntansi berbasis Akrual ialah basisi akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi, dan peristiwa lainnya pada saat transaksi, dan peristiwa itu terjadi, tanpa memperlihatkan saat kas atau setara kas diterima atau dibayar.”
Bersamaan dengan jadwal kunjungan sosial DWP Kanwil, dan jajarannya berkumpul di bawah Aula, Kakanwil yang masih dalam Aula sampaikan juga, sejumlah kiat untuk raih keceriaan dalam bekerja, termasuk perbandingan dengan istirahat sejenak kaum santri dan gaya istirahat sebentar orang Jepang. Di samping cara mengambil hari tim pemeriksa keuangan pusat… [inmas]












