Banda Aceh (Inmas)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, H.M.Daud Pakeh membuka acara Workshop Pembinaan Forum Komunikasi Diniyah Taklimiyah (FKDT) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2018 di Permata Hati Hotel, Banda Aceh, Rabu (9/5).
Pada kesempatan tersebut Kakanwil meminta Forum tersebut untuk pro aktif dalam membentuk dan mendidik generasi muslim yang berkompeten.
"Kami harap FKDT di Aceh berperan aktif membentuk generasi alim guna meneruskan tongkat kepemimpinan yang menjaga tiang agama dan keberlanjutan bangsa," ujar Kakanwil.
Selain itu, Kakanwil juga menyampaikan bahwa Pendidikan Diniyah bukanlah hal baru di Indonesia.
"Diniyah takmiliyah ini lahir sejak Islam masuk ke Indonesia. Kalau di Aceh dikenal dengan sebutan khasnya Dayah. Hal ini terus berpaut dengan sejarah perkembangan Islam, sampai merdekanya Indonesia," ungkapnya.
Menurut Kakanwil anak-anak tidak bisa membaca Al-Qur'an dengan baik jika mereka tidak paham agama.
Kakanwil menambahkan peran peserta pada workshop tersebut sangat penting dalam mengembangkan Diniyah ke depan.
"Semoga dengan adanya workshop ini dapat memperkuat ukhuwah FKDT dan menjadi mitra terbaik bagi Kanwil Kemenag Aceh dalam membangun dan mengembangkan Diniyah," tutup Kakanwil.
Workshop yang baru pertama kali diadakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan peran pengurus FKDT dalam membina Madin Takmiliyah yang profesional.
Pendidikan Diniyah Takmiliyah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan agama yang tidak dipenuhi oleh sistem pendidikan negara, sebagaimana diatur untuk dilaksanakan oleh Kementerian Agama melalui aturan pemerintah No. 55 Tahun 2007.
Workshop tersebut diikuti 40 peserta, terdiri dari pengurus FKDT mewakili masing-masing daerah Kabupaten/Kota Se Aceh dan akan berlangsung dari tanggal 09 s.d 11 Mei 2018.[]















