[Singkil | Marwan Z] Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil bersama Tim Monev Pada Seksi Bimas Islam dan Kasubbag.TU berkunjung ke Kantor Urusan Agama Kecamatan Simpang Kanan, rombongan diterima oleh Kepala KUA Kecamatan Simpang Kanan Bapak Rahmat Sadli, S.Ag dan staf KUA setempat pada hari Jum’at tanggal 5 september 2014.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini merupakan kegiatan rutin per Triwulan yang dilakukan oleh Bimas Islam yang dibentuk dalam sebuah tim Monev. Dalam kunjungan itu Drs. Salihin Mizal menyampaikan beberapa hal menyangkut pelayanan Kebimasan di Kecamatan, antara lain meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan Muspika menyangkut masalah antisipasi Isu-isu paham-paham radikal seperti ISIS ( Islamic State In Iraq Syria ) yang menurut Informasi sedang menjalar kedaerah-daerah.
Kita dan para orang tua dan guru memilki peranan penting terhadap masing-masing anak-anak atau siswa sehingga harus memberikan pemahaman benar agar mereka tidak mudah terprovokasi ajaran maupun isu-isu menyesatkan. Memberikan pemahaman lewat Mimbar Jumat, Kelompok Wirid Yasin oleh Penyuluh Agama Non PNS dalam kecamatan Simpang Kanan demikian harapan Kakankemenag.
Di samping itu Kepala Seksi Bimas Islam H.Marwan Z,S.Ag.MM, menyampaikan ucapan terima kasih atas telah berlakunya PP 48 Tahun 2014 tentang Tarif Penerimaan Bukan Pajak yang mulai efektik berlaku tanggal 10 Juli 2014 yang lalu dan berharap tidak ada penafsiran yang berbeda antara satu Kecamatan dengan Kecamatan yang lain, demikian harapan Kasi Bimas Islam.
Sekalipun ada ya itulah tugas kita bersama memberikan pemahaman kepada masyarakat. Selanjutnya Tim menuju KUA Kecamatan Suro yang berjarak 10 Km dari Kecamatan Simpang kanan, Tim Monev disambut oleh Kepala KUA Kecamatan Suro Drs. Hasbi dan seorang Penyuluh Agama Non PNS.
Pada kesempatan yang sama Drs. Salihin Mizal juga menyampikan beberapa hal antara lain lain masalah Disiplin Pegawai KUA, bangun kebersamaan dengan Toga dan Tomas di Sini sehingga tugas-tugas KUA sebagai perpanjangan tangan Kementerian Agama bisa berjalan dengan baik, karena kita tahu bahwa masyarakat Suro masyarakat yang majemuk baik dari segi penganut Agama maupun adat dan budayanya. [yyy]












