[Takengon | Yuliana Takashi] Kegiatan rutin yang biasa dilakukan para guru di MTsN Takengon II di pagi hari, sebelum mengajar yaitu melakukan shalat dhuha dan mengaji.
Info ini kami kabarkan hanya dalam rangka ber-fastabiqul khairat. Ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan para guru sebelum masuk mengajar ke dalam kelas, meskipun Mushalla sekolah masih dalam proses pembuatan.
Para guru melakukan shalat Dhuha dan mengaji di ruang perpustakaan dan sebagiannya lagi di ruang guru.
Adapun manfaat shalat dhuha yang dapat diperoleh dan dirasakan oleh para guru yang melaksanakan shalat dhuha adalah dapat melapangkan dada dalam segala hal terutama dalam hal rizki, diberi kesehatan dan kemudahan. Terlebih lagi shalat dhuha tidak hanya berguna untuk mempersiapkan diri menghadapi hari, tapi juga dapat menangkal stress yang mungkin timbul dalam kegiatan sehari-hari.
Oleh karena itu para guru di MTsN Takengon II, sangat pandai memanfaatkan dan membagi waktu dengan sebaik mungkin. Karena potensi terbesar orang yang cerdik untuk kesuksesan adalah waktu. Waktu adalah potensi kekayaan untuk dimanfaatkan.
Allah Ta’ala memerintahkan umat Islam untuk tidak menunda-nunda kebaikan. Hal ini Allah tegaskan dalam firman-Nya:
وَسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ“
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran [3]: 133).
Jadi, mari kita bersama, mengisi waktu yang Allah anugerahkan dengan sebaik-baiknya. Apalagi, waktu itu terasa sangat cepat dan begitu ia berlalu, sungguh tak dapat dikejar lagi.
Dan, lebih dari sekedar itu manusia dengan waktu hanya terbagi dalam tiga tahap. Pemuda, beruban, kemudian meninggal dunia, dan tidak terasa waktu begitu cepat berlalu. Oleh karena itu jangan pernah abaikan waktu. Karena waktu adalah inti dari kehidupan itu sendiri. [yyy]















