[Banda Aceh | Yakub Inmas] Tim kesehatan jamaah haji Aceh ajak jamaah haji jangan pakasakan diri dalam ibadah sunat, sementara energi terkuras sehingga tidak sanggup lagi untuk amal wajib.
“Perbanyak minum air zamzam, sampai kenyang. Rasulullah mengajarkan tidak apa-apa meminum zamzam banyak-banyak,” jelas Ibu Ayu dari tim kesehatan, di hadapan jamaah Kloter 2 (20/9). Bimbingan pagi Sabtu itu dilanjutkan dengan bimbingan Penerbangan, Imigrasi, dan Jamaah.
“Usahakan setiap keluar, pakai masker. Si batuk yang dekat kita cepat sekali menular pada kita,” lanjut doktor di hadapan jamaah Pidie (240), Pijay (109), Nagan Raya (79), dan Kota Subulussalam (7 jamaah).
“Semua penyakit biasa di Arab diawali dengan demam, jika sudah 2-3 hari, perlu dikuatirkan akan terjangkit salah satu penyakit yang sedang mewabah di Arab Saudi dan Afrika,” katanya.
Mudah menghindar dari pembawa virus, jangan kontak langsung dan cuci tangan seserng makan. Jangan bersin ke depan orang, tak menghadap orang yang sedang bersin.
Jangan merokok di sana. Meski diam-diam ada yang tetap merokok? “Ada berapa pak Bapak bawa rokok ke sana?” tanya doktor…
“Pulang haji, jangan merokok, sebagai ciri kemabruan haji. Jahatnya perokok, asap untuknya dan untuk orang lain….,”[inmas]









