Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh menyiapkan sebanyak 190 Masjid Ramah Pemudik yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tidak memaksakan diri apabila merasa lelah di perjalanan.
“Masyarakat untuk tidak memaksakan diri saat dalam perjalanan mudik ke kampung halaman pada momen Idul Fitri 1447 H. Jika lelah dalam perjalanan, Kemenag telah menyiapkan 190 masjid yang siap melayani 24 jam selama fase arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Aceh,” kata Azhari.
Ia menjelaskan, masjid-masjid tersebut tersebar di sepanjang jalur utama mudik di Aceh dan dapat dimanfaatkan pemudik sebagai tempat beristirahat sementara sebelum melanjutkan perjalanan jarak jauh.
“Ini merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan,” ujarnya.
Selain itu, Kemenag juga mendorong masjid menyediakan fasilitas tambahan untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, seperti pengisian daya telepon seluler, ruang khusus bagi ibu menyusui, serta layanan sederhana seperti tambal ban atau obat-obatan ringan.
Azhari berharap dengan adanya program Masjid Ramah Pemudik ini, diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan tetap bernilai ibadah selama bulan Ramadan. []













