[Karang Baru | Muhammad Sofyan] Peusijuek atau dalam istilah Tamiang dissebut Tepung Tawar merupakan rangkaian prosesi adat yang selalu dipraktekkan masyarakat ketika mengapresiasikan sesuatu, misalnya ketika menjelang pemberangkatan jama’ah haji ke tanah suci seperti yang kita laksanakan pada hari ini, demikian yang disampaikan oleh Salamina, MA. Kakankemenag Tamiang dalam laporannya saat acara peusijuek jama’ah haji Aceh Tamiang di Aula Sekdakab Aceh Tamiang pada Selasa (9/9).
Lebih lanjut Salamina melaporkan bahwa jam’ah Haji Aceh Tamiang tahun ini berjumlah 72 orang, tergabung dalam Kloter tiga yang Insya Allah akan diberangkatkan dari Aceh Tamiang pada tanggal 20 September 2014 ba’da shubuh.
“Semoga seluruh jam’ah haji Tamiang dapat berangkat ke tanah suci, menunaikan semua rukun dan wajib haji serta kembali ke Bumi Muda sedia ini dalam keadaan selamat dengan membawa Prediket Haji yang Mabrur,” demikian Salamina menutup laporannya.
Pada kesempatan yang sama, dalam sambutannya Bupati Aceh Tamiang berharap acara peusijuek tersebut dapat menjadi momentum bagi jama’ah haji Aceh Tamiang menjadi lebih fokus dan lebih mantap dalam mempersiapkan diri untuk keberangkatan baik dari segi fisik maupun mental. “Tidak kalah pentingnya adalah menjauhkan hati dari hal-hal yang dapat menodai ibadah haji,” kata Bupati. [x]












