[Peureulak | Jamaluddin] Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur kecamatan tersebut beberapa hari ini.
Zarkani, pegawai KUA Kecamatan Peureulak Barat, Selasa (23/12), mengatakan bahwa banjir setinggi kurang lebih 1 meter merendam semua ruangan kantor tersebut.
Aliran di depan kantor itu, kata dia, meluap hingga masuk ke semua ruangan. Namun, pegawai setempat sudah memindahkan semua arsip ke tempat yang aman. Di depan kantor tersebut, terlihat puluhan sepeda motor terjebak banjir dengan ketinggian air sekitar 1 meter. Tak pelak, sejumlah pengendara dari arah kota Peureulak dan sebaliknya terlihat mendorong sepeda motornya karena mogok.
Banjir yang terjadi sejak sepekan tersebut telah merendam ratusan rumah penduduk, kantor pemerintah dan swasta, tempat ibadah serta beberapa hektare tanaman padi milik petani. “Begitu juga dengan bangunan sekolah yang berdampingan dengan kantor kami, semuanya ikut terendam banjir,” ungkap Zarkani lagi.
Sementara Kepala KUA Peureulak Barat, Drs.Syazali yang turun langsung memantau kondisi sarana dan prasarana kantor mengaku prihatin dengan kondisi ini, ia mengeluhkan moubiler yang terendam banjir. “Meja dan kursi semua terendam, namun arsip kantor telah kami selamatkan ketempat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Aktifitas kantor KUA yang biasanya sibuk melayani masyarakat terpaksa dihentikan untuk sementara ini di sebabkan sebagian aset dan ruangan kantor di genangi banjir luapan sungai dan air hujan.















