[Jambi | Teuku Zulkhairi] Lima santri Aceh peserta Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional ke V di Jambi dipastikan melaju ke babak final. Kepastian ini diketahui setelah panitia mengumumkan hasil babak penyisihan secara resmi pada Jum’at malam, (5/9). Padahal sebelum shalat Jumat, ada peluang untuk tujuh peserta Aceh, tapi dua lagi disaingi nilai oleh provinsi.
Ke lima santri tersebut adalah Muhammad Nabil Mardhatillah peserta dari cabang Tarikh (Sejarah Islam) tingkat Ula/Dasar. Muzakki Adnan dari cabang Akhlak tingkat Ula. Keduanya merupakan santri Dayah Modern Darul Ulum Banda Aceh.
Selanjutnya Kana Rahmi, santriwati Dayah Darul Ihsan Tgk.H.Hasan Kruengkale yang tembus ke babak final di cabang Fiqh tingkat ‘Ulya/Tinggi. Selanjutnya Risna Wardani dari cabang Hadis tingkat Ulya dan Nurmasyitah dari cabang Tafsir tingkat Ulya, keduanya merupakan santriwati Dayah Modern Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) Aceh Besar.
Sementara itu, cabang debat bahasa Arab putra dan putri, tim Aceh sebenarnya sudah tampil sangat maksimal. Misalnya saat tim putri Aceh tampil di babak semifinal, terlihat aplaus penonton selalu tertuju meriah kepada tim Aceh yang tampil sangat tenang. Tim Aceh juga terlihat mampu mempertahankan pendapat dalam sesi sanggahan dengan bahasa Arab yang lancar dan mengalir. Namun saat nilai diumumkan dewan hakim, tim putri Aceh justru “dikalahkan” sehingga gagal melaju ke babak selanjutnya.
Selanjutnya, babak final akan berlangsung pada Hari Sabtu 6 September 2014. Saat dewan hakim mengumumkan peserta yang tembus ke babak final di panggung utama, terlihat Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Selatan paling banyak mengirimkan wakilnya ke babak final. Jawa Timur dan Jawa Barat selama ini terkenal dengan pesantren-pesantrennya yang sangat maju dan berkualitas seperti Pesantren Lirboyo dan sebagainya. [yyy]
[Foto: Risna Wardani (dara baro) finalis cabang Hadis tingkat Ulya, santriwati Dayah Modern Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) Aceh Besar saat defile pembukaan MQK Nasional V (3/9). Foto: Yakub Inmas]












