Banda Aceh (Inmas)---Usai menutup dua kegiatan, Workshop Penguatan Data Emis Bidang PAI dan Pembinaan Data dan Informasi Emis Bidang PD Pontren, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Drs H M Daud Pakeh melanjutkan menghadiri Tasyakur Anak Didik Raudhatul Atfal (RA) Perwanida yang dilaksanakan di Gedung BKOW Banda Aceh, Kamis (10/5).
Kehadiran Kakanwil pada Tasyakur tersebut disambut Sarikat Bunga oleh anak-anak RA Perwanida, Kakanwil hadir mewakili istrinya, Hj Nur Azizah selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Aceh dan Ketua Majelis Hikmah Yayasan RA Perwanida.
Nur Azizah sedang berada di Kota Naga, Aceh Selatan dalam rangka bertugas sebagai Ketua Tim Pembinaan Guru Paud program Bunda Paud Pemerintah Aceh.
Pada kesempatan tersebut, Kakanwil berharap RA Perwanida dibawah binaan DWP Kanwil Kemenag Aceh kedepannya menjadi unggulan bagi RA lainnya di Aceh.
"Perwanida harus menjadi yang terdepan. Dengan membentuk mental anak didik dan karakter mereka lebih baik," ujar Kakanwil.
Kakanwil juga mengatakan bahwa yang dikenal pembentukan intelektual hanya di Perguruan Tinggi. "Sesungguhnya yang membentuknya adalah pada pendidikan usia dini, guru yang besar pengabdianya ada di pendidikan usia dini yaitu di RA," ungkap Kakanwil.
Kakanwil mengajak para wali murid agar terus mendukung RA Perwanida agar lebih mandiri dan juga selalu mengingatkan anak-anaknya setiap jenjang usianya, "Carilah guru, muliakan guru, merekalah yang membuka mata hati, membuka dunia, membuka mata mereka mengenal lingkungannya, termasuk mengenal orang tuanya," ajak Kakanwil.
Sebelumnya, Kanwil Kemenag Aceh telah membentuk tim evaluasi yang bertugas melakukan berbagai pembenahan di lingkungan RA di Aceh.[]















