[Takengon | Darmawan] Tim penilai KUA Teladan Kanwil Kemenag Aceh tiba di Takengon, Aceh Tengah, Selasa (14/4/15). Tim yang diketuai langsung oleh Kabid Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H.Hamdan, MA dan rombongan disambut langsung oleh Kakankemenag Aceh Tengah, Drs. H. Amrun Saleh, MA, Kasi Bimas Islam, Drs. H. Alhulwani dan para pejabat di lingkungan Kankemenag Aceh Tengah.
Kegiatan (penilaian) ini merupakan salah satu program Kementerian agama dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas umat beragama.
“Sebagaimana tercantum dalam 5 budaya kerja Kementerian Agama, salah satunya ialah Inovasi, menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik,” ujar Kakankemenag, Drs. H. Amrun Saleh, MA.
Ia melanjutkan yang sebelumnya dan kreasi serta memperbaiki pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.
"Semoga saja mendapatkan hasil yang terbaik, ini adalah rangsangan bagi KUA Kecamatan yang lain untuk terus berbenah mulai dari sekarang sebagai persiapan penilaian KUA Teladan di tahun mendatang," ungkap Amrun dihadapan para Kepala KUA, Selasa (14/4/15).
Sementara itu Camat Pegasing, Kamaluddin, SE mengatakan kami bersyukur KUA Kecamatan Pegasing dijadikan sebagai KUA Teladan tingkat Kabupaten Aceh Tengah dan selanjutnya akan diperlombakan di tingkat provinsi Aceh.
"Memberikan pelayanan masalah pernikahan, itu merupakan salah satu fungsi dari KUA Kecamatan," imbuh pak Camat.
"Melihat kondisi, ke depannya harus perlu dipikirkan supaya masyarakat yang dilayani merasa nyaman," pungkas Kamaluddin.
Setiap tahun pemerintah melakukan penilaian terhadap seluruh Kantor Urusan Agama Kecamatan di seluruh Indonesia.
"Ada empat kegiatan yang dilaksanakan, yakni baca Kitab Kuning Kepala KUA/penghulu, pemilihan keluarga sakinah teladan, pemilihan KUA Kecamatan Teladan, Paif Teladan," ujar Kabid Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Hamdan, MA.
"Setelah dilakukan penilaian administrasi, dan hal-hal yang menyangkut kriteria penilaian, selanjutnya kepala KUA harus mampu juga membaca kitab kuning, mampu memprenstasikan program kerjanya pada saat lomba ditingkat provinsi nanti," imbuhnya.
"KUA itu pelayan yang paling penting menyentuh dengan masyarakat, perpanjangan tangan kementerian agama dalam melayani masyarakat, seperti haji, tanah wakaf dan hal-hal lain yang menyangkut masalah keagamaan. Ada upaya-upaya yang diharapkan lebih-lebih silaturrahmi, kita hidup dalam perubahan dari seluruh sisi, ekonomi, sosial dan budaya," tandas Hamdan.
"Oleh karena itu, kita harus siap untuk menghadapinya. Hari ini perubahan yang luar biasa, kualitas, kuantitas. Kita harus siap menerima perubahan, setiap perubahan yang terjadi harus kita sikapi dengan baik, jangan buruk sangka kepada yang lain," cetusnya.
Hadir dalam penilaian KUA Teladan Kecamatan Pegasing, Kapolsek, Koramil Pegasing, Mukim Pegasing, seluruh Kepala KUA Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Tengah. [yyy]











