Sekolah Guru Indonesia (SGI), yang berada di bawah naungan Great Edunesia - Dompet Dhuafa, telah menyelesaikan kontribusi terkait renovasi dan peningkatan fasilitas di Raudhatul Athfal (RA) Desa Babussalam Kecamatan Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, 20 Oktober 2026.
Muhammad Shirli Gumilang MPd CPLM selaku Ketua Sekolah Guru Literasi Transformatif (SGLT) sekaligus perwakilan dari SGI dalam kunjungannya ke RA Babussalam menunjukkan komitmen SGI dan mitranya untuk memastikan bahwa proses renovasi infrastruktur sekolah pascabencana berjalan dengan baik, sehingga kegiatan belajar-mengajar dan penguatan budaya literasi dapat segera kembali berjalan optimal.
"Dari total bantuan sebanyak Rp. 43.925.000, SGI melakukan renovasi bangunan dan penyaluran bantuan mobiler yang didukung oleh ParagonCorp, Cyber Sinergi Indonesia dan Bangunindo," ucapnya.
Bantuan mobiler ini sangat penting untuk menunjang kenyamanan proses belajar-mengajar setelah bangunan RA dilakukan renovasi.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Zainuddin, SAg mengucapkan terima kasih kepada SGI atas dukungan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk RA Babussalam.
"Bantuan mobiler ini dinilai sangat tepat momentumnya dalam mendukung percepatan pemulihan fasilitas RA pasca-renovasi, sehingga peserta didik dan tenaga pendidik dapat segera beraktivitas kembali dengan lingkungan yang baru," ujarnya.
Ketua RA Babussalam, Indah Purnama Sari, S.Pd mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bantuan renovasi bangunan dan fasilitas mobiler yang disalurkan oleh Sekolah Guru Indonesia (SGI) melalui Dompet Dhuafa. Bantuan ini tentunya memberikan dampak besar bagi kenyamanan belajar mengajar para peserta didik dan guru.
"Dengan adanya bantuan ini, anak-anak bisa kembali ke sekolah dengan bahagia dan dapat belajar dengan nyaman dan senang," tutupnya.
Bantuan renovasi dan mobiler pascabencana sangat penting untuk mengembalikan fungsi sekolah dan memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan aman serta nyaman. []













