Aceh Tamiang [Fattahil Alam] Menyelam sambil minum air, inilah kalimat yang tepat untuk sosok KaKanWil Kemenag Aceh Drs. H. M. Daud Pakeh. saat berkunjung ke Aceh Tamiang dalam rangka Peresmian empat Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan pemekaran dalam wilayah tersebut, ia juga menyempatkan untuk mencari siswa yang berbakat dalam bidang seni puisi dan dokumenter siswa.
Sebelumnya Kanwil Kemenag Aceh, melalui bidang pendidikan madrasah telah menyelenggarakan whorkshop pengembangan bakat jurnalistik siswa di hotel Grand Nanggroe, Maret 2016 lalu, dan peserta terbaik dari putra maupun putri di berikan kesempatan untuk meliput kegiatan Nasional oleh Kakanwil, sebagai bentuk Apresiasi.
Terbaik putra berasal dari Aceh Tamiang, saat Kakanwil berkunjung ke Kabupaten asal peserta terbaik tersebut, dialah Fattahil Alam yang meliput kegiatan Kakanwil selama di Aceh Tamiang.
Saat peserta tersebut bersama dengan Kakanwil di dalam mobil dinas beliau, Kakanwil bertanya padanya "adakah siswa MAN Kualasimpang yang layak untuk menjadi pemeran dalam film dokumenter siswa madrasah Aliyah? Lalu sang jurnalis siswa itu mengkaderkan seorang temannya bernama Wulan Daniah.
Saat berkunjung ke MAN Kualasimpang beliau telah bertemu dengan siswi MAN Kualasimpang Wulan Daniah yang akan menjadi pemeran utama dalam film dokumenter siswa madrasah aliyah.
Tak cuma dokumenter siswa madrasah yang ditemukan di MAN Kualasimpang, usai acara peresmian KUA baru, KaKanwil berkunjung ke MAS Tamiang Hulu. Saat kunjungan ke MAS Tamiang Hulu KaKanwil kembali mendapatkan siswi berbakat di bidang puisi.
Siswi tersebut bernama Santi Diana, KaKanwil berjanji padanya setiap puisi yang dikirim, akan dikumpulkan dan menjadi sebuah buku kumpulan puisi. Untuk puisinya, Santi mendapatkan apresiasi berupa biaya atas kerja kerasnya. []












