Banda Aceh (Inmas)---Science and Art Contest for Lighting up Education to be Unbreakable Memory of MAN Model (SALEUM) ke-5 MAN Model Banda Aceh, resmi ditutup, Selasa (22/1).
Penutupan tersebut dilakukan oleh Ketua Komite MAN Model, Sofyan A Gani dan dihadiri Kepala MAN Model, Drs H Mukhlis MPd, Kasi Pendidik dan Tenaga Kependikan (PTK), Kasi Sarana dan Prasarana Kanwil Kemenag Aceh.
Tampak hadir juga akademisi Prof Jamaluddin M.Ed, Dr Sri Rahmi, Wali Murid dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Sofyan A Gani menyampaikan selamat kepada para pemenang SALEUM yang telah berhasil meraih prestasi.
"Kami sangat mengapresiasi siswa-siswi MAN Model yang telah bekerja keras menyukseskan Saleum. Selamat kepada para pemenag, alhamdulillah para juara satu, dua dan tiga pada Saleum tingkat MTs dan SMP bebas tes masuk MAN Model Banda Aceh," ucap Sofyan.
Yang belum menang, juga sudah menjadi yang terbaik, karena anak-anak kami semua telah menunjukkan kemampuannya pada ajang silaturrahmi ini, tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa para guru MAN model luar biasa semangatnya.
"Bagi kami guru-guru disini luar biasa, motivasi bagi siswa, semoga menjadi sebagai amalan," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala MAN Model juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sponsor kegiatan, secara simbolis diterima Alumni MAN Model angkatan 95, Dr Sri Rahmi (Akademisi UIN Ar-Raniry) dan Alumni angkatan 91, M Raihan, SAg, SH MH (Mahkamah Syariah Aceh).
Kegiatan tersebut sebelumnya dibuka Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM dan dihadiri Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh, Sabtu (19/1) lalu, diikuti 1.400 orang peserta dan pendamping terdiri dari siswa MA, MTs SMK, SMA dan SMP se Aceh.
Penutupan juga dimeriahkan Tarian Kolosan dari sanggar POBA MAN Model tersebut.[]















