[Bireuen | Ilham Syahputra] Polres bersama Kankemenag Bireuen menyelenggarakan pertemuan dengan para tokoh di aula Kankemenag Bireuen, Selasa (21/09) kemarin. Kegiatan ini dihadiri
Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat, agama, adat serta stakeholders.
“Harapan kita dengan pertemuan ini, para tokoh bisa menjadi penyambung lidah kepada masyarakat,” kata Kasat Binmas, AKP Darmansyah saat membuka kegiatan pertemuan FKUB.
Ia berharap semua pihak bisa mengantisipasi hal-hal tak diinginkan sedini mungkin. “Kita harapkan para tokoh ikut serta mengantisipasi hal-hal tak diinginkan sedini mungkin. Jika pun terjadi tapi tidak fatal dan dapat segera diatasi,” ujarnya.
Acara yang dikemas dalam Focus Group Discusion ini di materi oleh Kasubbag TU H. Ismuar, S.Ag (Kebijakan pemerintah Bidang Agama dan Kerukunan Umat Beragama) dan dari Kadis Syariat Islam Kabupaten Bireuen.
Dalam Kesempatan ini Kasubbag Tu, Meminta semua pihak menunjunjung tingi sikap toleransi baik antar agama terlebih intern beragama dalam menyikapi perbedaan pendapat.
Ketua FKUB Bireuen, Hamdani, S.Ag mengatakan, kerukunan umat beragama di Bireuen sebelum FKUB terbentuk sudah memang kondusif. Karena itu lahirnya FKUB Bireuen tentu
diharapkan bisa menciptakan Bireuen kondusif.
“Sebab sekarang sudah ada tokoh-tokoh agama yang menaungi umat beragamanya. Jadi kita berkumpul terdiri dari berbagai agama untuk mewujudkan kerukunan umat beragama,” katanya.
Ia mengungkapkan jajaran FKUB selalu melakukan pertemuan rutin. Menurutnya jika ada persoalan tentu FKUB berperan untuk mencarikan solusi. Serta memberikan rekomendasi
untuk mengatasi persoalan tersebut.
Ia mengimbau para tokoh agama memberikan pencerahan kepada umatnya. Paling tidak harus menyejukkan dan menentramkan jika ada situasi kurang normal. “Harapan kita selamanya Bireuen tetap dalam kondisi kondusif,” pungkasnya. [yyy]











