Banda Aceh (Yakub/Inmas)---Dalam amanat apel awal 2019, Kakanwil Kemenag Aceh, Drs HM Daud Pakeh, sampaikan sejumlah harapan pada jajarannya.
"Tahun 2018 telah berlalu, tidak mungkin kita kembali lagi. Mari, dari masa lalu itu, kita membuat catatan-catatan, dan melanjutkannya dengan kerja yang lebih baik lagi, pada tahun ini," ajak Kakanwil, dalam bagian akhir apel, yang antara lain diikuti Kabag TU, para Kabid bersama jajaran Kanwil, jajaran Kankemenag Banda Aceh, serta Pembimas.
Khusus tentang layanan, Kakanwil juga sampaikan, bahwa setelah Menag RI, yang diwakili Sekjen Prof Dr Phil H Nur Kholis Setiawan MA, resmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kanwil pada Kamis (27/12/2018), maka sejak awal tahun ini semua layanan difokuskan pada satu pintu.
Selain layanan mulai terpusat di PTSP, bersama petugas yang juga ikut apel perdana di halaman Kanwil itu, Kakanwil juga harapkan, layanan selalu berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP).
"Semua layanan harus betul-betul diperhatikan SOP, dan tidak mengecewakan masyarakat," lanjut Kakanwil dalam apel perdana, Senin (7/1/2019).
"Tidak ada alasan, layanan bagi umat tertunda dan tidak selesai, karena tidak adanya pejabat, di tempat," ajak Kakanwil, yang juga harapkan jajarannya, bisa sukseskan penutupan rangkaian HAB 2019, dengan zikir, muhasabah, maulid, dan silaturrahmi, di halaman Kanwil, setelah apel ini.
"Tak ada janji-janji saat layanan yang tidak ditepati, dan kita inginkan tidak ada komplain masyarakat nantinya," ajak Kakanwil, yang nanti malam dijadwalkan menjadi narasumber satu seminar tentang dayah di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen.
Lanjut Kakanwil, meskipun PTSP Kanwil Kemenag Aceh, diresmikan hampir di ujung urutan, dari provinsi-provinsi lainnya, kita berharap PTSP Kanwil Kemenag Aceh, bisa jadi yang terbaik dari wilayah lain.
Untuk petugas PTSP, pada akhir tahun lalu, dari 1.200 lebih calon pendaftar, sudah direkrut para petugas yang akan bertugas di layanan, di lantai satu ini.
Kakanwil sampaikan, selama perekrutan para wanita secara bertahap itu, tak ada intervensi dari pihak mana pun.
Perekrutan petugas yang baik, dan sebelumnya dengan desain ruang, yang matang pula, insya Allah akan menjadikan PTSP kita yang terbaik. "Semoga menjadi PTSP terbaik nasional," harapnya.
Lanjut Kakanwil ini upaya kita untuk tingkatkan layayan. Kita inginkan PTSP, meski relatif terlambat diresmikan, kita ingin benar-terbaik. Sebab kita ingin desain yang bagus.[]















