Banda Aceh (Inmas)---Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman, SE Ak MM mengukuhkan Pengurus Lembaga Tahfizul Qur'an MAN Model Banda Aceh.
Pengukuhan tersebut dilakukan Walikota sebelum membuka Science and Art Contest for Lighting up Education to be Unbreakable Memory of MAN Model (SALEUM) ke-5 MAN Model Banda Aceh, Sabtu (19/1).
Dalam sambutannya sekaligus membuka SALEUM ke 5, Walikota menyebutkan pemerintah Kota Banda Aceh menyambut baik pelaksanaan program Tahfiz di MAN Model.
"Melalui lembaga Tahfizul Qur'an dan programnya di madrasah ini sudah sangat membantu kami dalam mewujudkan visi misi Kota Banda Aceh Gemilang," ucap Walikota.
Semoga Tahfizul qur'an menjadi model yang dapat menular kepada madrasah dan sekolah yang lain di Aceh, harap Walikota.
Adanya Tahfizul Qur'an di MAN tersebut merupakan yang perdana pada madrasah di Aceh.
"Kita akan melihat melalui niat baik membumikan al-Qur'an, terbangunnya agama, ekonomi dan pendidikan, juga pasti akan membentuk akhlakul karimah dan islami pada anak-anak kita," ujarnya.
Bagi kami ini luar biasa. "Bentuk perhatian yang diberikan jajaran Kemenag terhadap pendidikan dan keagamaan begitu besar, apalagi pada Saleum hari ini diisi dengan kesenian, harapan kita semua nilai budaya dan karakteristik Aceh terus terjaga," sebut Aminullah.
Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh mengucapkan selamat kepada pengurus Tahfizul Qur'an yang telah dikukuhkan.
"Semoga memberikan amal kebaikan dunia akhirat dalam rangka mendidik generasi qur'ani dan menumbuhkan kecintaan terhadap al-Qur'an di kalangan anak-anak kita," ucap Kakanwil.
Sementara Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Banda Aceh, Drs H Mukhlis MPd mengungkap sejak didirikannya lembaga tahfiz tersebut telah menghasilkan para siswa-siswi hafiz mulai dari 1 juz hingga 20 juz.[]















