Banda Aceh (Inmas)---Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen menyelenggarakan Kegiatan Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama Kristen yang berlangsung selama 3 hari sejak 29 s.d 31 Juli 2019.
Kegiatan tersebut dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh yang diwakili Pembimbing Masyarakat Kristen Samarel Telaumbanua, MPd bertempat di Hotel Sulthan Banda Aceh, Senin (29/7).
Peserta kegiatan berjumlah 40 orang yang terdiri dari Pendeta, Penyuluh, serta Guru-guru di gereja. 30 orang peserta berasal dari Kota Banda Aceh dan 10 lainnya berasal dari luar kota antara lain, Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Aceh Tenggara, Singkil, Subussalam, Aceh Tengah dan Aceh Barat.
Dalam sambutannya Samarel menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda kerukunan intern (sesama umat kristen) bukan lintas agama, “Karena bukan hanya kristen tapi agama yang lain pun punya berbagai persoalan di intern, tapi kita berharap bagaimana bisa tercipta damai di intern agama.” ucapnya.
Selain itu menurut Pembimas Kristen, dialog ini sangat perlu dilakukan karena antara denominasi gereja yang satu dengan gereja yang lain terkadang tidak cocok dan banyak para jemaat yang tidak tau.
Lebih lanjut Pembimas mengharapkan pertemuan ini dapat merubah pola pikir dan image yang salah selama ini menjadi benar.
"Dan kalau di gereja terjadi kerukunan beragama maka kita bisa menjadi salah satu tonggak untuk terciptanya Indonesia yang damai sejahtera serta tidak ada lagi permusuhan dan saling curiga." sebutnya.
Tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut untuk terciptanya kerukunan umat beragama khususnya intern agama kristen yang ada di Provinsi Aceh, serta terjalin hubungan yang harmonis antar sesama para pendeta dan tokoh agama kristen di Aceh.[]











