Banda Aceh-kemenagnews (atok) Meskipun tidak libur, namun waktu 2 hari dimanfaatkan benar-benar oleh masyarakat Aceh untuk saling kunjung mengunjungi wujud dari silaturrahim.
Idul Adha sesungguh harus lebih meriah dan semarak dari pada hari raya Idul Fitri mengingat hari Tasyrik hingga sampai 4 hari.
Kita perlu apresiasi terhadap pemerintah Kota Banda Aceh yang memberlakukan liburan Idul Adha mengacu pada hari Tasyrik, ini kebijakan baru dan perlu kita dukung bersama.
Bila kita menilik makna silaturrahim memang sangat perlu untuk terus kita budayakan tidak hanya pesan agama namun budaya dan karakter masyarakat Aceh memang gemar bersilaturrahim.
Banyak hal yang di dapat akibat kita bermujahah ( tatap muka) di antaranya adalah turut berbagi informasi tentang jamaah haji yang sedang berada di Mina untuk melakukan jamarah (pelemparan).
informasi lain adalah tempat menginap jamaah haji Indonesia termasuk Aceh dari jamarat hampir 6 Km yang di tempuh dengan berjakan kaki, jadi pulang pergi 12 km.
Kita berdoa kepada Allah kiranya seluruh jamaah haji di beri kekuatan untuk melaksanakan tugas mulia tersebut.














