Meulaboh (Rahmat Trisnamal) --- Selasa sore (16/7) tepatnyapukul 16.27 WIB, Matahari tepat di atas Ka’bah. Hal tersebut dimanfaatkan olehpihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat untuk cek ulang arah kiblatdi Mushala An-Nida Kantor Kementerian Agama setempat.
“Matahari tepat di atas Ka’bah,ini waktu sangat tepat untuk cek ulang arah kiblat,” kata Kepala KantorKementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar, S.Ag saat mengamatibayangan sebuah tiang dengan menggunaan sinar matahari.
Khairul Azhar menjelaskan, dalammelaksanakan ibadah shalat, umat Islam harus menghadap ke arah kiblat yangtelah ditentukan oleh Allah SWT, yaitu menghadap ke arah Kabah.
“Kesalahan arah kiblat dapat berimplikasisah tidaknya shalat seseorang,” tambahnya.
Sesuai dengan press realease Rahsdul Kiblat yangdikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam KementerianAgama RI, fenomena matahari melintasi tepat di atas Kabah terjadi sebanyak duakali di bulan Juli ini. Fenomena tersebut dikenal dengan istilah Istiwa A’zam atau Rishdul Kiblat.
Dalam press realease tersebut, 15 dan 16 Juli 2019 pukul 16.27 WIB / 17.27WITA sebagai Rishdul Kiblat, di manapada saat itu umat muslim di Indonesia dapat memastikan kembali arah kiblatyang dihadapkan saat melaksanakan ibadah shalat dengan menggunakan benda yangberdiri tegak lurus. Sehingga bayang-bayang benda tersebut akan mengarah luruske Ka'bah.[]












