Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Batul Mal di Aceh laksanakan Penguatan Sinergi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Kantor Urusan Agama Pemberdayaan Ekonomi Umat (KUA PEU), serentak secara daring (zoom) di daerah masing-masing, Rabu, 15 Juli 2026.
Di aula kanwil penandatanganan secara luring dilakukan Kakankemenag Kota Banda Aceh Dr H Salman SPd MAg dan Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh Dr Tgk M Yusuf Al Qardhawy SH MH.
Kakanwil Kemenag Aceh Drs H Azhari MSi ikut menyaksikan penandatanganan, serta berharap program kemitraan Kemenag dan Baitul Mal dalam pengembangan ekonomi masyarakat, bisa menjadi contoh dalam pemberdayaan keluarga prasejahtera di Aceh.
"Kemitraan Kemenag dan Baitul Mal ini satu ikhtiar kita, bagaimana upaya kita dalam pengembangan masyarakat terutama keluarga prasejahtera, dalam memberdayakannya," ujar Kakanwil dalam acara yang bermitrakan beberapa yayasan yang mengelola zakat di Aceh.
Kakanwil sampaikan, jika sepuluh atau lima keluarga pada tiap KUA yang mendapat stimulus bantuan serta pembinaan dan pendampingannya, maka lima tahun kemudian harapan kita bisa menjadi contoh. Jika tahun ini penerima manfaat masuk posisi penerima zakat, maka nanti akan berubah menjadi pemberi zakat.
"Selanjutnya penerima manfaat tahun ini, akan beranjak, dari mustahik menjadi muzakki," harap Azhari. Sebelumnya, ujar Kakanwil, untuk mendapatkannya, telah betul-betul disaring, dan dibackup. Nanti penerima akan terbantu dalam mengembangkan usahan mikronya.
"Sehingga dengan penyaringan dan pembinaan yang baik, amanah ini tetap terjaga. Dan jika sudah berjalan nanti kita bisa meninjau usaha dari program ini," imbuhnya.
Acara bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag RI, di aula kanwil disaksikan Kakanwil, Kabid Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penaiszawa) Dr H Zulfikar SAg MAg, Plt Kabid Urusan Agama Islam (Urais) Dr H Alfirdaus SHI MH, dan jajaran Kanwil dan jajaran Sekretariat Baitul Mal Aceh, Banda Aceh, dan Aceh Besar.
Juga ikut hadiri meeting dan saksikan teken kerja sama, Kakankemenag Aceh Tamiang H Salamina MA, Kakankemenag Aceh Singkil H Azhari SAg MA, mewakili Kakankemenag Aceh Besar, para Kasi/Penyelenggara Zawa Kankemenag Banda Aceh dan Kankemenag Aceh Besar, Pengurus APRI Aceh, serta IPARI Aceh.
Bersama Ketua Baitul Mal Aceh Besar H Azwir Anwar SE, juga hadir para Kepala KUA Program KUA PEU, Perwakilan LAZNAS Kolaborator Program KUA PEU Wilayah Aceh, dan Penyuluh Agama Pada KUA Program KUA PEU.
Penguatan Sinergi dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Program KUA PEU ini telah diawali dengan penyiapan Dokumen Perjanjian Kerjasama program KUA PEU.
Diharapkan dukungan dan kerjasama mitra menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA Tahun 2026.
Lembaga kolaborator dalam penandatangan di Kemenag RI ini adalah Yayasan Nusantara Palestina Center, LAZ Rumah Yatim Arrohman, LAZ Yayasan Membangun Keluarga Utama, dan LAZ Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma).
Untuk penandatanganan di kanwil dilaksanakan bersama Baitu Mal Banda Aceh dan Baitul Mal Aceh Besar. Sedangkan KUA yang memperoleh program ini selaian para KUA di Banda Aceh (9 KUA), ada juga KUA Kejuruan Muda dan KUA Karang Baru (Aceh Tamiang), dan KUA Suka Makmur (Aceh Besar).[] .













