Dalam pembukaan acara Pengisian Evidence Madrasah Pilot Project Pembangunan ZIWBK dan WBBM, sore Senin, 21 September 2026, Kakanwil Kemenag Aceh Drs H Azhari MSi tekankan pentingnya komitmen bersama elemen madrasah. Juga adanya kebersamaan dalam berika pelayanan dan penyampaian pelaporan data.
Acara di Hotel Grand Permata Hati Blang Oi Kec Meuraxa, Banda Aceh, Kakanwil sebutkan, selain mendorong reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas dan transparansi pelayanan publik, membangun budaya kerja yang akuntabel dan melayani, juga ikhtiar ini bagian pencegahan korupsi.
Sementara Kabid Penmad H Khairul Azhar SAg MSi dalam laporannya sampaikan bahwa Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) di lingkungan Kementerian Agama, ini berupa aplikasi untuk mengukur kemajuan unit kerja dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
"Adapun komponen penilaian ZIWBK dalam PMPZI, deviden yang masuk unsur pengungkit (enablers). Ini langkah pada enam area perubahan birokrasi. Juga komponen hasil (results). Ini masuk capaian kinerja yang berdampak pada kepuasan masyarakat," ujarnya.
Jumlah peserta yang diundang, sebanyak 80 madrasah dari 23 kabupaten/kota. Sejumlah 160 peserta terdiri dari Operator (PIC ZI) dan Koordinator (Penanggung Jawab ZI).
Kabid Penmad membandingkan usulan dengan pilot project 2026.
"Pada tahun 2025 ada 47 madrasah provinsi Aceh yang menjadi pilot project Madrasah ZIWB. Dari 47 madrasah ada 3 madrasah yang lolos pada tahap verifikasi PMPZI Madrasah Pilot Project ZI WBK oleh Tim Penilai Pendahuluan (TPP) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag yaitu MAN 2 Aceh Utara, MAN Kota Lhokseumawe, dan MTsN 3 Aceh Utara," ujarnya.
"Dari 3 madrasah yang lolos ini ada 2 madrasah yang berhasil masuk ke PMPZI WBK oleh TPP Ditjen Pendis yaitu MAN 2 Aceh Utara dan MAN Kota Lhokseumawe," lanjut Khairul Azhar yang sebelumnya menjabat Kabid PAI.
"Nah pada 2026 ada sekitar 80 madrasah yang diusulkan menjadi Madrasah Pilot Project yang saat ini masih dalam tahap proses pengisian eviden," tambahnya.
Di antara kendala di madrasah, ujar Kabid Penmad, pada tahapan mengumpulkan deviden. Juga mungkin kendala keuangan. Namun dengan komitmen dan kerja sama biasa mudah untuk memenuhi isi menu pada aplikasi itu.
"Khusus untuk 80 madrasah yang masuk Madrasah Pilot Project, kami juga berharap pada Kanwil Kemenag, diberi anggaran yang lebih," pungkasnya dalam pelaporan untuk acara hingga Selasa, 22 September 2026.[]












