Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi melepaskan Tim Robotik Madrasah Unggulan Inovasi dan Enginering (Mulieng) Aceh, kreasi siswa MAN 1 Pidie, Jumat, 17 April 2026.
Pelepasan satu tim dari daerah penghasil keurupuk melinjo (mulieng) ke ajang Perak International Robotic Competition (PIRC) 2026 di Malaya itu, di sela-sela sesi penutupan acara Bimtek Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi Guru MI Angkatan II di Hotel Grand Permata Hati Blang Oi Banda Aceh.
Angkatan I Bimtek TKA bagi guru matematika, telah ditutup dua hari lalu, setelah dibuka Plt Kabag TU Kanwil Dr Hj Aida Rini Elisiva BAcc MM.
Ajang robot dunia yang ini berlangsung di Taiping Malaysia sejak Jumat-Ahad, 24-26 April 2026.
Kakanwil melepaskannya dengan rasa keharuan bercampur bangga, tapi tetap khitmat. Pelepasan didampingi Kabid Penmad H Khairul Azhar SAg MSi, Plt Kasubbag TU Kankemenag Pidie, Kasi Penmad Kankemenag Pidie, serta Kepala MAN 1 Pidie. Juga diikuti pelatih dan peserta bimtek.
Kakanwil Azhari sampaikan apresiasi yang tinggi atas prestasi dan semangat yang ditunjukkan oleh para siswa madrasah.
"Sungguh keikutsertaan dalam ajang internasional ini merupakan bukti nyata bahwa madrasah mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berdaya saing di tingkat nasional, tapi juga mampu di kancah global, insyaAllah," ucapnya dalam acara akhir Syawal 1447 H.
Apresiasinya lagi, "Momentum ini sangat istimewa, karena selain kita menutup kegiatan Bimtek TKA bagi Guru MI Angkatan II. Di sini juga kita melepas putra-putri terbaik Aceh untuk berkompetensi di tingkat internasional. Ini menunjukkan sinergi antara peningkatan kualitas, guru, dan prestasi siswa."
Tim robotik Mulieng Aceh, hasil pembinaan intensig yang didampingi langsung Syafri Ali MSi yang juga pelatih.
Dengan persiapan yang matang, tim yang berasal dari madrasah di Tijue Sigli ini, optimis mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara.
Ajang Perak Internasional Robotic Competition (PIRC) 2026, satu musabaqah robotik yang bergengsi tingkat internasional yang mempertemukan pelajar dari ragam benua dalam berinovasi dalam teknologi.
"Dengan doa dan dukungan dari seluruh pihak, Tim Robotik Mulieng diharapkan mampu bersaing dan ukir prestasi gemilang bagi generasi muda Aceh," pungkas Drs H Saifuddin dan Asrizal SPdI, pejabat Kankemenag Pidie











