Banda Aceh (Inmas)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H M Daud Pakeh membuka Training of Trainer (ToT) Pendagogik 2 (Model Pembelajaran) Pelatih Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Pendidikan Agama Islam (PPKB-GPAI) di aula Balai Diklat Keagamaan (BDK) Aceh, Rabu (2/1).
Kegiatan tersebut dihadiri Tutor Dirjen Kemenag Pusat, Dr Hj Nur Dewi Afifah, Tim pengembang PPKB Direktorat Kemenag, Mutiawati SAg, Wakil Ketua MPA, Kepala BDK Aceh dan perwakilan Dinas Pendidikan Aceh.
Dalam sambutannya Kakanwil mengatakan bahwa jauh sebelum Nabi hijrah ke Madinah, kehadiran Nabi telah dinanti dan dirindukan kedatangannya.
"Kenapa hal itu terjadi, karena peran dari salah satu kaum Anshor yang bernama Mush'ab bin Umair yang menyebarkan tentang Nabi, Mush'ab punya pendagogik yang luar biasa," ujar Kakanwil.
Menurut Kakanwil, makanya kegiatan ini sangat penting dilaksanakan, ToT merupakan seni mengajar, "Melalui tranfer ilmu, tujuannya memanusiakan manusia," ujar Kakanwil.
Selain itu, Kakanwil juga menyebutkan sebagaimana kata Imam Syafii, kita dapat ilmu karena petunjuk guru.
"Dan guru yang memberi petunjuk itulah guru idola. Ternyata itu hal yang sangat muncul, pendagogik itu sebuah ilmu dan seni dalam mentranfer ilmu." ungkapnya.
Oleh sebab itu, talent maping untuk mengenal seorang anak, perlu dilakukan para pendidik.
Kegiatan tersebut diikuti 30 peserta yang merupakan instruktur terbaik se Aceh dari jenjang SD, SMP dan SMK dari KKG.
Kegiatan tersebut dimulai dengan pretest dan post test online.[]















