Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs sampaikan apresiasi dan terima kasih atas pencapaian terbaik kafilah Aceh pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 yang telah berlangsung di Semarang, Jawa Tengah (11-20 September 2026).
"Alhamdulillah dalam bulan ini ada beberapa hal yang membuat kita kian bersemangat, dan kita patut bersyukur atas banyak anugerah ini," ujar Kakanwil dalam amanat apel Senin, 21 September 2026.
"Misalnya dari ajang MTQN 2026, kita Aceh raih peringkat IV besar. Keberhasilan ini berkat doa dan upaya serta kerja sama lintas seltoral, para mitra, di sini ada Kemenag, Dinas Syariat Islam, Dinas Pendidikan Dayah, Biro Isra Setda, LPTQ, dan mitra terkait, juga pelatih, pembina, dan peserta," ujarnya.
Di sampaikannya, kafilah Aceh berhasil meraih peringkat keempat nasional. Penutupan MTQN bersama Menteri Agama Prof Dr H Nasaruddin Umar MA, Aceh mengoleksi 99 poin, berada di posisi keempat bersama Jawa Timur.
Sementara posisi teratas ditempati Kalimantan Timur dengan 288 poin, disusul Jawa Tengah 208 poin, dan DKI Jakarta 129 poin.
"Penghargaan lainnya, bulan ini, Kanwil Kemenag Aceh, bersama Kankemenag dan Bupati Bireuen, juga dapat anugerah untuk Kampung Zakat Pulo Siron Kutablang, dalam sela-sela acara MTQN di Semarang," ucapnya.
Anugerah Impact & Collabotation Forum Pemberdayaan Zakat dan Wakaf 2026, bagian dari peningkatan eksposur publik terhadap program pemberdayaan zakat dan wakaf serta memperkuat kolaborasi dalam pengembangan program pemberdayaan yang berdampak dan berkelanjutan.
Penghargaan diiserahkan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam.
Bulan ini juga, lanjut Kakanwil, Aceh presatsi hasil seleksi untuk anak madrash, 10 perwakilan menuju Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI Nasional.
10 tim riset dari madrasah di Aceh berhasil masuk Top 30 Finalis proposal OMI Bidang Riset Tahun 2026,. Capaian ini menjadi langkah awal bagi tim-tim tersebut untuk melanjutkan penelitian dan bersaing menuju grand final tingkat nasional.
Ke 10 tim berasal dari MAN 2 Banda Aceh, MAN 1 Banda Aceh, MTsN 1 Banda Aceh, MTsN 1 Aceh Besar, MAS Darul Ihsan Aceh Besar, MTsN 3 Aceh Tengah, MAN 1 Bener Meriah, MTsN 1 Langsa, MAN Kota Lhokseumawe, dan MTsS Al-Muslimun Aceh Utara. []













