Idi (Irfan) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur H. Salamina, S.Ag, MA membuka secara resmi Acara Sosialisasi dan Evaluasi Updating Data EMIS Tahun 2022 di Aula Kemenag Aceh Timur, Senin (12/12/2022).
Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 60 Pengelola Data/Operator yang berasal dari Pondok Pesantren se-Aceh Timur.
Dalam sambutan dan arahannya H. Salamina, menyampaikan pentingnya update data lembaga di EMIS Online.
Menurut H. Salamina , selain penting, bantuan yang akan disalurkan oleh Dirjen pusat juga mengacu pada data EMIS.
Seterusnya H. Salamina menyebutkan masa berlaku perpanjangan Izin Operasional Pondok pesantren tahun lalu hanya berlaku lima tahun sekali sedangkan regulasi terbaru berlaku sepanjang masa, selama pondok pesantren tersebut masih aktif dengan cara mengkroscek data santri melalui Aplikasi Emis oleh Tim Kemenag.
Didampingi oleh Plh. Kasi PD Pontren Faisal, S.Ag memandu jalannya sosialisasi sambil menjawab berbagai permasalahan-permasalahan yang diungkapkan oleh para peserta terkait persoalan-persoalan atau kendala yang dihadapi dalam penguploadan data lembaga secara keseluruhan, mulai dari profile lembaga, data santri dan data ustadz/ustadzah serta data sarana prasarananya.
Sementara itu Plh. Kasi PD Pontren Faisal,S.Ag yang juga menjabat sebagai Kasi. PAI Kemenag Aceh Timur selaku Panitia Pelaksana mengungkapkan jika tujuan kegiatan itu dalam rangka pemahaman tentang pentingnya data EMIS selain itu juga dalam rangka meningkatkan SDM di bidang IT bagi Ponpes di Aceh Timur.

Faisal meyebutkan dari 127 Ponpes di Aceh Timur yang terdaftar di kantor Kemenag Aceh Timur baru 63,0 % lembaga pondok pesantren yang sudah mengisi data EMIS pada Periode Januari s/d Juni 2022 atau Semester Genap TP. 2021/2022.
"Sedangkan untuk Semester Ganjil TP. 2022/2023 (Periode Juli sd Desember 2022 sampai hari ini sudah mencapai 68 % dan masih ada sisa waktu untuk mengup[date sampai dengan 31 Desember 2022 semoga kedepannya setelah sosialisasi ini data EMIS dapat terisi 100 %," harap Faisal.
"Walaupun kegiatan berlangsung singkat, namun diharapkan para peserta sudah memahami pentingnya untuk senantiasa mengupdate data lembaga masing-masing," tukas Faisal
Hadir dalam kesempatan tersebut Kadis. Pendidkan Dayah Kab. Aceh Timur, Tgk Ihsani Abdullah Anggota Komisi I DPRK Aceh Timur yang juga sebagai Pimpinan Dayah Darul Muta’alimin Peureulak Timur.[y]












