Sabang (Inmas)---Dalam rangka meningkatkan kompetensi kepala madrasah di Provinsi Aceh, Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (K2MA) Provinsi Aceh menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Kepala Madrasah se-Provinsi Aceh di Iboih, Kota Sabang (21-23 Oktober 2018).
Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh diwakili Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Muntasyir, S.Ag MA di Arpen Bungalow, Iboih Sabang, Senin (22/10).
Dalam sambutannya Muntasyir berharap kepada peserta untuk dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan serius guna mendapatkan ilmu dan pengetahuan sebanyak-banyaknya dari narasumber.
"Ada lima standar kompetensi yang harus dimiliki seorang kepala madrasah. “Kompetensi tersebut adalah kompetensi manajerial, kewirausahaan, supervisi, kepribadian, dan sosial” ujar Muntasyir.
Dalam laporannya ketua panitia pelaksana Suryadi, S.Ag. mengatakan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi K2MA Provinsi Aceh tahun 2017, disamping sebagai sarana silaturrahmi antar kepala madrasah di Aceh.
Lebih lanjut ia melaporkan, Bimtek diikuti 45 kepala madrasah se-Aceh dengan menghadirkan pemateri Drs. Sutjipto, M.Pd praktisi pendidikan yang juga pakar Kurikulum 2013.
“Kita mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Sutjipto yang telah meluangkan waktu di sela-sela kesibukannya yang sangat padat untuk hadir di tengah-tengah kita”, ucap Suryadi.
Peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan karena paparan yang menarik, lugas dan fokus yang disampaikan oleh pemateri.
Sutjipto adalah mantan guru, pengawas dan juga kepala sekolah, sehingga ia begitu menguasai permasalahan yang dihadapi dalam dunia pendidikan.
Ia berbagi kiat-kiat kepada peserta guna menghadapi berbagai masalah dalam mengelola madrasah. “Beliau adalah tutor nasional dan sangat profesional di bidangnya” ungkap Hj. Nuranifah, S.Ag. salah seorang peserta yang juga Kepala MAN 4 Aceh Besar.[]















