[Banda Aceh | Yakub] Jelang pemulangan jamaah haji Aceh (Senin, 19/9), sudah 10 jamaah haji asal Debarkasi Banda Aceh (BTJ) yang meninggal dunia di Tanah Suci, baik di Madinah maupun di Makkah.
Tiga jamaah haji asal Aceh, yang dilaporkan terakhir meninggal dunia Jumat (16/9), yaitu almarhumah Hj Fatimah binti Muhammad Sabi (84 tahun), jamaah asal Simpang Empat Karang Baru Kuala Simpang Aceh Tamiang, almarhumah Hj Khalida Emma binti Machmud Ar-Rasyid (37 tahun) jamaah asal Geuceu Komplek Kec Banda Raya Banda Aceh.
Serta H Alidin Ajam Mak Syam bin Ajam (80 tahun), jamaah asal Kec Kuala Abdya. Namun, almarhum Alidin Ajam belum belum masuk ke Siskohat. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs HM Daud Pakeh sebagai Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh 2016.
"Berdasarkan data yang telah masuk ke Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), jumlah jamaah Haji Aceh yang meninggal dunia sembilan jamaah. Ada satu jamaah lagi jamah yang meninggal bernama almarhum Alidin Ajam Bin Ajam, dari Kloter 7, dilaporkan oleh Petugas kita di sana, namun belum masuk ke data Siskohat," jelas Kakanwil.
Almarhumah Fatimah binti Muhammad Sabi, Kloter 01, ialah jamaah ke 156 dari tanah air yang meninggal di sana. Almarhumah dikebumikan di Makkah. Almarhumah diidiagnosa meninggal Sabtu (17/9), karena endocrine, nutritional and metabolic diseases.
Almarhumah Khalida Emma binti Machmud Ar-Rasyid, dari Kloter 07, ialah jamaah ke 163 dari tanah air yang meninggal di Makkah, seperti dirilis kemenag.go.id Sabtu (17/9) sore, pukul 17.00 tadi.
Sebelumnya, tujuh meninggal
Saat puncak haji 'Arafah, sebagaimana juga dilaporkan kemenag.go.id salah satu jamaah haji dari Kloter 7, meninggal dunia Ahad (11/9) di Makkah, almarhum H Ramli bin Abdul Aziz Banta (67 tahun). Almarhum ialah Ketua Regu (Karu) dalam regunya.
Almarhum H Ramli, yang berdomisili di Gampong Tanjong Selamat Kec Darussalam Aceh Besar, dengan manifes 197, yang kantongi paspor nomor A7558324 itu, dimakamkan di Ma'la Makkah. Almarhum yang didiagnosa penyakit respiratory diseases, jamaah ke 113 yang meninggal dari Indonesia.
Sebagaimana dirilis kemenag.go.id, dari data Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, Rabu sore (14/9), bahwa hingga Rabu pagi pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS), sudah 122 jamaah haji Indonesia yang berpulang ke Rahmatullah, baik sebelum maupun saat dan seusai puncak haji, 'Arafah (9 Dzulhijjah/11 September) itu.
Hari pertama menginap (mabit), tujuh jamaah haji dilaporkan meninggal di Mina. Almarhum H Ramli Abdul Aziz Banta, jamaah yang ke 113 yang meninggal dari Indonesia, meninggal karena sakit di atas.
Almarhum H Ramli bin Abdul Aziz Banta merupakan jamaah ketujuh, yang meninggal dari BTJ (Aceh). Sebelumnya, telah berpulang ke Rahmatullah di Makkah almarhumah Semi Parsinah binti Warnu Adam, umur 65 tahun, manifes 237, Kloter 2, meninggal di RS An-Nur Makkah, didiagnosa karena ca mammae metastasis ke paru-paru. Almarhumah, jamaah ke 38 yang meninggal dari Indonesia.
Almarhumah meninggal pada Selasa (30/8) sekitar waktu maghrib di Aceh (WIB), atau pukul 14.30 WAS. Dan almarhumah yang kantongi nomor paspor B0706896 itu, dimakamkan di pemakamana Syarae Makkah. Pemakaman dilaksanakan usai shalat jenazah di Masjidil Haram, ba'da shubuh Rabu.
Sebelumnya meninggal dunia almarhumah Zainabon binti Umar Muhammad (71 tahun), asal Kuta Batee Sawang, Kec Sawang Aceh Utara, manifes 312, Kloter 8, pada Jumat (26/8), sekitar pukul 11.00 WAS (jelang 'ashar di Aceh). Almarhumah menghembuskan napas terakhir di pemondokannya karena sakit jantung dan selanjutnya dimakamkan di Baqi' Madinah. Almarhumah, jamaah ke 29 yang meninggal dari Indonesia.
Berpulang ke Rahmatullah juga sebelum itu di Makkah, almarhum Abdullah Umar Gamyah bin Umar, jamaah Kloter 1, manifes 30, asal warga Jalan Malikul Saleh Gang Nurul, Gampong Meutia, Kota Langsa. Almarhum meninggal dunia, jelang shubuh Sabtu (20/8) WAS, atau sudah masuk waktu pagi di Aceh, dan meninggal di pemondokan, karena serangan jantung. Almarhum, jamaah ke 13 yang meninggal dari Indonesia.
Pada 17 Agustus, kabar duka datang dari Madinah, meninggal dunia almarhum Juaini Mubin Ben bin Mubin, 61 tahun, manifes 170, Kloter 6, asal Gampong Cut Peudaya, Padang Tiji, Pidie. Almarhum meninggal dunia, Rabu (17/8), karena cardiovascular diseases di Rumah Sakit Arab Saudi/RSAS. Selanjutnya dimakamkan di Baqi'. Almarhum, jamaah kesembilan yang meninggal dari Indonesia.
Sebelumnya telah meninggal dunia, almarhumah Khadijah Nur binti H Imam Nurdin (66 tahun), Kloter 4, manifes 348 itu, berasal Gampong Tengah, Aceh Barat Daya. Almarhumah yang Alamarhumah yang menderita peyakit miocard onfark (Sakit Jantung), meninggal pukul 15.58 WAS atau pukul 18.58 WIB, dikebumikan di Baqi' setelah dirawat dan meninggal Senin (15/8), di RS King Abdul Aziz Madinah. Almarhumah, jamaah keempat yang meninggal dari Indonesia.
Sebelumnya, meninggal dunia jamaah pertama dari embarkasi Aceh, almarhumah Siti Nurhayati binti Muhammad Saib (68 tahun), yang alamat di Jalan Louser Nomor 8 Gampong Perapat Hilir, Babussalam, Aceh Tenggara itu, manifes 301, sebelumnya dirawat karena sakit abdominal disconfort atau nyeri perut.
Almarhumah, masuk Kloter 2, meninggal sekitar pukul 01.00 WAS dini hari Sabtu (13/8), atau sekitar pukul 05.00 WIB shubuh Sabtu (13/8). Almarhumah juga meninggal di RS King Fadh bin Abdul Aziz Madinah. Almarhumah, jamaah kedua yang meninggal dari Indonesia.
Innaa lillaahi wa innaa ilayhii raaji'uun. Allaahummaghfirlahum... [inmas]
[Gambar: Pelepasan Kloter 1 oleh Gubernur Aceh, 10 Agustus lalu]















