Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr H Zulkifli SAg MPd, mengajak para da’i dan daiyah untuk terus berinovasi dalam menyampaikan pesan dakwah di era digital yang penuh tantangan.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka sekaligus memberikan materi pada kegiatan Pembinaan Da’i dan Daiyah Tingkat Kabupaten Bireuen yang berlangsung di Aula Kankemenag setempat, Rabu, 24 September 2025.
Dalam sambutannya, Kakankemenag menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital membawa peluang sekaligus tantangan bagi dunia dakwah.
“Di era digital ini, da’i dan daiyah harus cerdas memanfaatkan media sosial dan teknologi informasi sebagai sarana dakwah yang efektif. Namun, tetap harus mengedepankan etika, kebenaran, dan pesan yang menyejukkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguasaan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan nilai moderasi beragama agar pesan dakwah dapat diterima dengan baik oleh semua lapisan masyarakat.
“Moderasi beragama yang kita dorong bukan untuk mengubah syariat, melainkan menyampaikan ajaran agama dengan cara yang bijak, dan damai, sesuai konteks kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kakankemenag juga berharap melalui pembinaan ini para da'i dan daiyah mampu menyampaikan pesan dakwah yang menyejukkan dan membangun kerukunan di tengah masyarakat.
Sebelumnya, Kasi Bimas Islam, H Rifal Fauzal SH, selaku panitia pelaksana, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 35 orang peserta da’i dan daiyah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bireuen. Menurutnya, pembinaan ini bertujuan membekali para penceramah dengan strategi dakwah melalui media elektronik, media sosial, maupun platform digital lainnya, serta memperkuat pemahaman moderasi beragama.
Selain Kakankemenag, materi pembinaan juga disampaikan oleh akademisi dan pimpinan lembaga pendidikan Islam yang membahas inovasi dakwah di era digital, teknik komunikasi yang efektif, strategi menghadapi hoaks, serta penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif antara peserta dan pemateri. Dalam kesempatan itu, para da’i dan daiyah menyatakan komitmennya untuk menerapkan ilmu yang diperoleh demi kemajuan dakwah serta terwujudnya kerukunan umat di Kabupaten Bireuen. [ ]
Era Digital Jadi Tantangan, Kakankemenag Bireuen Ajak Da’i-Daiyah Berinovasi

Fakhrurrazi, S.I.Kom
Author•24 September 2025
397 2 min read

FotograferFakhrurrazi
TERKINI
Lainnya
Berita
Jumat, 20 Februari 2026
Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG, Kemenag: Penyalurannya Sesuai Syariat untuk Delapan Asnaf

Berita
Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan 1447 H, Kemenag Aceh Terapkan Kurikulum Khusus untuk Madrasah

Berita
Jumat, 20 Februari 2026
Diklat Hati di Bulan Suci, DWP Kemenag Aceh Ajak Peserta Renungi Makna Puasa

Berita
Kamis, 19 Februari 2026
Tarawih di Baiturrahman, Kakanwil Kemenag Aceh Ajak Kita Gapai Tujuan Puasa

Berita
Kamis, 19 Februari 2026
Kakanwil Kemenag Aceh: Sucikan Jiwa dan Raih Fadhilah Ramadan

Berita
Kamis, 19 Februari 2026
Pembimas Katolik Provinsi Aceh Awali Masa Prapaskah: Momentum Pertobatan dan Pembaruan Diri
TERPOPULER
Berita
Hilal di Bawah Ufuk, Kemenag Aceh Perkirakan Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026
Rabu, 11 Februari 2026

01
Berita
Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 11 Pejabat, Tegaskan Jabatan adalah Amanah
Rabu, 18 Februari 2026

02
Berita
Guru MAN 1 Banda Aceh Raih Gelar Doktor dengan 25 Artikel Ilmiah, 4 Buku, dan 11 Prestasi Internasional
Rabu, 18 Februari 2026

03
Berita
Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG, Kemenag: Penyalurannya Sesuai Syariat untuk Delapan Asnaf
Jumat, 20 Februari 2026

04

