Dari Kelas Olimpiade ke Panggung Nasional, Arsyad Bawa MAN 1 Banda Aceh ke Final OSN 2026

Khusna Munawwarah
Khusna Munawwarah
Author15 September 2026
Dari Kelas Olimpiade ke Panggung Nasional, Arsyad Bawa MAN 1 Banda Aceh ke Final OSN 2026
Arsyad Putra Azizi saat mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026

Dari ruang pembinaan Kelas Olimpiade hingga panggung kompetisi nasional, perjalanan Arsyad Putra Azizi, siswa MAN 1 Banda Aceh, berbuah capaian membanggakan. Siswa kelas XII-1 tersebut berhasil menembus Final Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 bidang Kimia yang dilaksanakan di Malang, Jawa Timur, 14–20 September 2026.

Arsyad menjadi salah satu dari enam kontingen OSN Final yang mewakili Aceh tahun ini. Untuk mencapai tahap tersebut, ia harus melewati rangkaian seleksi mulai dari tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi hingga semifinal nasional. Pada tingkat nasional, hanya 60 siswa yang lolos pada masing-masing bidang studi.

Capaian tersebut merupakan buah dari proses pembinaan yang telah dijalani Arsyad sejak duduk di kelas X. Ia tergabung dalam Kelas Olimpiade MAN 1 Banda Aceh, program pembinaan khusus bagi siswa yang memiliki minat dan potensi akademik untuk dipersiapkan mengikuti berbagai kompetisi sains.

Kepala MAN 1 Banda Aceh, Dr Nursiah SAg MPd, mengatakan pembinaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan melalui bimbingan rutin, latihan soal, pendampingan kompetisi, hingga karantina pada tahapan tertentu.

“Pembinaan tidak hanya berorientasi pada hasil kompetisi, tetapi juga pada proses penguatan kemampuan akademik siswa,” ujarnya.

Sebelum menembus Final OSN 2026, Arsyad juga telah menunjukkan konsistensinya di bidang Kimia. Pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains Kemenag tingkat nasional tahun 2025, ia berhasil meraih Medali Perak bidang Kimia.

Dalam proses pembinaan tersebut, Arsyad mendapat pendampingan dari Michelia Mutiara Hilda, guru kontrak komite MAN 1 Banda Aceh, bersama tim pembimbing Olimpiade Kimia. Pendampingan dilakukan mulai dari latihan, persiapan kompetisi hingga berbagai tahapan seleksi.

Untuk menghadapi Final OSN 2026, madrasah juga memberikan pembekalan khusus berupa materi dan praktikum Kimia di Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala (USK). Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kesiapan Arsyad, baik dari sisi teoritis maupun praktis sesuai kebutuhan kompetisi tingkat nasional.

Menurut Nursiah, kekuatan Arsyad tidak hanya terletak pada kemampuan akademiknya, tetapi juga pada disiplin dan daya juang yang dimiliki. Ia dinilai memiliki rasa ingin tahu, inisiatif belajar, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri.

“Arsyad tidak cepat merasa puas dengan kemampuan yang sudah dimiliki. Ia cenderung merasa masih perlu belajar dan memperdalam pemahaman. Sikap tersebut membuatnya memiliki kemauan belajar yang konsisten dan mampu bertahan dalam proses pembinaan yang panjang dan kompetitif,” katanya.

Nursiah berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi individu, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi siswa MAN 1 Banda Aceh lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan berprestasi di bidang akademik.

“Budaya prestasi dibangun bukan hanya dengan mengejar kemenangan, tetapi melalui pembinaan yang sistematis, pendampingan yang konsisten, kerja keras siswa, serta dukungan seluruh ekosistem madrasah,” ujarnya.

Capaian Arsyad turut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, Dr H Salman SPd MAg, Menurutnya keberhasilan Arsyad menjadi bukti bahwa pembinaan prestasi di madrasah mampu mendorong siswa untuk berkembang dan bersaing hingga tingkat nasional. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa madrasah lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi, Ia menyebut keikutsertaan Arsyad sebagai kebanggaan bagi madrasah dan Aceh serta berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi siswa madrasah lainnya.

Keberhasilan Arsyad menembus final OSN 2026 menjadi gambaran bahwa madrasah memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan potensi siswa di bidang sains. Dari Kelas Olimpiade, Arsyad kini membawa nama MAN 1 Banda Aceh ke panggung nasional, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar madrasah melahirkan generasi berprestasi dan berdaya saing.

Layanan
Tentang
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh adalah unit vertikal Kementerian Agama di provinsi dan membawahi beberapa kantor kementerian agama di kabupaten dan kota.
Alamat
Jalan Tgk. Abu Lam U No. 9 Banda Aceh 23242
Bimbingan Masyarakat
Islam Hindu Kristen Katolik Buddha
Lainnya
Media Sosial
© 2026 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh
Oleh : Humas Kanwil Aceh