Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat menegaskan dukungannya terhadap penguatan Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah strategis dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda. Dukungan tersebut disampaikan menyusul terpilihnya Kepala MAN 1 Aceh Barat, Faisal, secara aklamasi sebagai Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Johan Pahlawan periode 2026–2029.
Kemenag Aceh Barat memandang amanah yang diberikan kepada Faisal bukan hanya sebagai kepercayaan organisasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat sinergi antara madrasah, Gerakan Pramuka dan pembinaan karakter generasi muda.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar SAg MA menyampaikan selamat sekaligus menegaskan komitmen Kemenag Aceh Barat untuk mendukung kegiatan positif yang berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
“Atas nama Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, kami menyampaikan selamat kepada Bapak Faisal atas amanah sebagai Ketua Kwarran Johan Pahlawan periode 2026–2029. Kemenag Aceh Barat mendukung penuh ikhtiar yang dilakukan untuk memperkuat Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda,” ujar Khairul Azhar.
Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan melalui Gerakan Pramuka sejalan dengan upaya madrasah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan dan kepedulian sosial.
“Bagi Kemenag Aceh Barat, pendidikan karakter merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Karena itu, kami melihat Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis madrasah dalam membentuk generasi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama dan memiliki semangat pengabdian,” tegasnya.
Khairul Azhar berharap terpilihnya Faisal dapat semakin membuka ruang kolaborasi antara madrasah dengan Gerakan Pramuka di Kecamatan Johan Pahlawan.
“Kami berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi muda. Kemenag Aceh Barat siap bersinergi dan memberikan dukungan terhadap program-program kepramukaan yang sejalan dengan penguatan pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik,” tambah Kakankemenag.
Terpilihnya Faisal berlangsung dalam Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka Johan Pahlawan yang dilaksanakan di Gedung B Aula Dinas Pendidikan Aceh Barat. Musran tersebut diikuti 50 peserta dari unsur kepala SLTP dan SLTA se-Kecamatan Johan Pahlawan.
Pimpinan sidang, Said Mardha, menyampaikan bahwa proses pemilihan tetap mengacu pada tata tertib organisasi dengan mengedepankan prinsip musyawarah dan mufakat.
“Pemilihan mengacu pada tertib organisasi, tetapi musyawarah dan mufakat tetap kita kedepankan. Alhamdulillah semua peserta yang berjumlah 50 orang sepakat,” ujarnya.
Hasil musyawarah menetapkan Faisal sebagai Ketua Kwarran Johan Pahlawan dan Sumardi sebagai Sekretaris, sedangkan posisi bendahara akan diumumkan kemudian.
Ketua Harian Kwarcab Aceh Barat, Andi Govi, dalam arahannya turut menekankan pentingnya pembinaan etika dan karakter generasi muda melalui keaktifan dalam kegiatan Pramuka.
Sementara itu, Camat Johan Pahlawan, Fariani, menyatakan dukungan terhadap kepengurusan baru dan berharap Gerakan Pramuka di wilayah tersebut dapat menjadi ikon serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi Kemenag Aceh Barat, terpilihnya Kepala MAN 1 Aceh Barat sebagai Ketua Kwarran menjadi momentum untuk semakin memperkuat keterlibatan madrasah dalam pembinaan generasi muda di luar lingkungan pembelajaran formal.
Kemenag Aceh Barat berharap kepengurusan Kwarran Johan Pahlawan periode 2026–2029 mampu menghadirkan program kepramukaan yang aktif, kreatif dan edukatif, sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar memimpin, bekerja sama, mandiri dan mengabdi kepada masyarakat.













