Banda Aceh (Amru Sujud)---Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemenag Republik Indonesia, Prof. Dr. Suyitno, M.Pd, memberikan arahan dan bimbingan kepada para guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula PSBB MAN Model Banda Aceh, Rabu (7/6/2018).
Kedatangan Direktur GTK disambut hangat oleh semua peserta yang hadir. Dalam arahannya, Suyitno mengajak para kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan untuk bekerja dengan ikhlas dan penuh semangat, serta terus membimbing para siswa untuk meningkatkan prestasinya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para siswa madrasah asal Aceh yang telah berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, ke depannya harus lebih meningkat lagi.
"Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Dan besok harus lebih baik dari hari ini", pesannya.
Dalam kesempatan itu, Ia juga membahas permasalahan dalam pembinaan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
Sebelumnya, Kepala MAN Model Banda Aceh, Drs. H. Mukhlis, M.Pd., yang mewakili para kepala madrasah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kesediaan Direktur GTK, Prof. Dr. Suyitno, M.Pd., memberikan bimbingan kepada ASN di lingkungan Kemenag Kota Banda Aceh.
Ia memaparkan, baru-baru ini salah satu siswa MAN Model berhasil meraih juara harapan 1 pada olimpiade matematika internasional di Thailand, kemudian satu orang siswi juga meraih medali emas KSM Biologi tingkat nasional. Medali perak KSM juga diraih oleh para siswa dr MTsN dan MIN Model Banda Aceh, dan banyak prestasi lainnya yang diraih oleh anak-anak madrasah.
Suyitno menambahkan, saat ini Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk para guru, dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi, sehingga diharapkan para guru dapat menggunakan dan mengelola berbagai aplikasi kependidikan.
"Saat ini semuanya sudah berbasis aplikasi. Tugas kami di direktorat menyiapkan aplikasi, dan Bapak/Ibu sebagai pengelolanya", ujarnya.
"Temasuk aplikasi PAK (Penilaian Angka Kredit) guru juga kami siapkan. Sekarang banyak DUPAK (Daftar Usulan Penilaian Angka Kredit) Bapak dan Ibu menumpuk di Kementerian, dan lama-lama bisa memenuhi ruangan. Sehingga kami berinisiatif membuat sebuah aplikasi PAK sebagai solusinya", tambahnya.
Turut mendampingi dalam acara tersebut di antaranya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, Drs. H. Amiruddin, M.A., Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Zulkifli, S.Ag., M.Pd., Kasi Sarana dan Prasarana, Syafruddin, S.Pd, Kasi Pendidikan Madrasah, Drs. Aiyub, M.A., dan para kepala madrasah di lingkungan Kemenag Kota Banda Aceh.[SY]











