Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Anis SAg mengapresiasi Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Bireuen yang terus berupaya berinovasi dalam pengembangan metode dakwah di era digital.
Menurutnya, para penyuluh agama Islam yang tergabung dalam IPARI Bireuen menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan tugas pembinaan umat, tidak hanya melalui penyuluhan secara langsung di tengah masyarakat, tetapi juga dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah yang lebih luas dan efektif.
“Upaya ini merupakan langkah positif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Penyuluh agama dituntut untuk mampu mengikuti perkembangan teknologi agar pesan-pesan keagamaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ujar Anis saat membuka kegiatan tersebut di Aula Kantor Kemenag Bireuen, Selasa, 21 April 2026.
Ia menambahkan, keseriusan tersebut terlihat dari partisipasi aktif para penyuluh dalam mengikuti bimbingan teknis (bimtek) penggunaan aplikasi Canva sebagai media dakwah digital. Melalui pelatihan ini, para penyuluh diharapkan mampu menghasilkan konten-konten kreatif, edukatif, dan menarik bagi masyarakat.
Selain itu, Anis juga menyampaikan terima kasih atas peran aktif para penyuluh selama ini, terutama pasca bencana banjir yang melanda Kabupaten Bireuen. Ia mengungkapkan bahwa para penyuluh turut hadir di tengah masyarakat memberikan pendampingan, termasuk melakukan trauma healing bagi para siswa terdampak.
“Ini adalah bentuk nyata kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga sosial kemanusiaan,” tambahnya.
Anis berharap inovasi dan dedikasi yang ditunjukkan IPARI Bireuen dapat terus ditingkatkan guna mendukung penguatan peran penyuluh agama dalam membangun masyarakat yang religius, moderat, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan. [ ]












